Tergiur Penggandaan Uang, Pak Guru Tertipu Dukun Palsu Rp 34 Juta
Tergiur penggandaan uang dengan cara ritual, seorang guru asal Brosot Kecamatan Galur, Kurnianto (46), justru tertipu
Laporan Reporter Tribun Jogja, Yoseph Hary
TRIBUNNEWS.COM, KULONPROGO - Tergiur penggandaan uang dengan cara ritual, seorang guru asal Brosot Kecamatan Galur, Kurnianto (46), justru tertipu dan mengalami kerugian senilai Rp 34 juta.
Hingga Jumat (12/6/2015), kepolisian masih menyelidiki kasus ini berdasarkan laporan korban.
Orang yang diduga menjadi biang keladi aksi tipu-tipu tersebut adalah seorang warga Galur bersama pria lain yang disebut sebagai Mbah Muhyudin.
Kurnianto melaporkan bahwa orang tersebut datang ke rumahnya pada Januari. Mereka menawarkan penggandaan uang melalui sebuah ritual.
Sebagai syarat, korban harus menyerahkan uang Rp20 juta. Korban ternyata tergiur mengikuti ritual penggandaan uang tersebut.
Dia pun menyerahkan uang sebagaimana diminta. Namun pada bulan berikutnya, kedua orang itu kembali datang dan meminta Rp20 juta.
"Katanya uang itu untuk dilarung sebagai sampel," kata Kurnianto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/penipuan-penggandaan-uang_20150415_233448.jpg)