Selasa, 7 April 2026

Pilkada Serentak 2015

Putri Keraton Solo Dicalonkan Jadi Wakil Walikota Solo

(KSB) serius untuk meminang putri keraton Solo, Gusti Kanjeng Raden Ayu (GKRAy) Koes Indriyah (Gusti In)

Editor: Budi Prasetyo
www.dpd.go.id
Gusti Kanjeng Raden Ayu (GKRAy) Koes Indriyah (Gusti In) sebagai calon wakil walikota Solo. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Koalisi Solo Bersama (KSB) serius untuk meminang putri keraton Solo, Gusti Kanjeng Raden Ayu (GKRAy) Koes Indriyah (Gusti In) sebagai calon wakil walikota Solo.

Bahkam rencananya Rabu (22/7/2015) malam ini, KSB akan menggelar rapat untuk menetapkan Gusti In sebagai pendamping Anung Indro Susanto di pemilihan walikota (Pilwakot) akhir tahun ini.

"Tadi malam (Selasa, Red), pertemuan ketiga antara pak Supri (Sekretaris KSB, Supriyanto,-Red), Pak Anung (Calon Walikota KSB) dengan Gusti Indri di nDalem Kayonan. Secara prinsip, beliau sudah bersedia. Namun, ada beberapa hal yang masih akan dikonsultasikan pak Anung dengan beberapa pihak," kata Ketua KSB, Sugeng Riyanto, Rabu (22/7/2015).

Hal yang masih akan dikonsultasikan, lanjut Sugeng diantaranya menyangkut analisa perolehan suara Gusti In saat mencalonkan diri Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan kalau lancar maka akan langsung ditetapkan.

Sugeng menambahkan, langkah KSB untuk mendapatkan Cawawali saat ini terfokus pada Gusti In.

Hal ini karena, kandidat Cawawali lainnya yang sempat muncul yakni mantan Kepala Bank Syariah Mandiri, Iskandar Zulkarnain, pengusaha muslim Lukman Hakim dan Sugeng sendiri sudah menyatakan tidak bersedia dicalonkan.

"Kalau nanti malam lancar ya langsung penetapan. Tetapi kalau tidak ya KSB harus kerja keras lagi mencari alternatif lain," ujar dia.

Disinggung kemungkinan KSB gagal mendapatkan Cawawali mengingat pendaftaran Cawali dan Cawawali tinggal empat hari lagi, Sugeng enggan berkomentar serta tidak mau berandai-andai tentang kemungkinan tersebut.

Sekretaris KSB, Supriyanto membenarkan kesediaan Gusti In dicalonkan sebagai Cawawali. Supri mengaku telah berkomunikasi langsung dengan anggota DPD RI periode 2009-2014 itu.

"Prinsip beliau sudah bersedia. Tinggal pendalaman beberapa hal oleh Pak Anung," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Tags
Solo
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved