Breaking News:

Dikabarkan Buayanya Lepas, Ini Jawaban Predator Fun Park

Buaya di sana terdiri dari enam jenis, yakni buaya muara, buaya papua, buaya caiman, buaya putih albino, buaya moncong,

Surya/Ahmad Amru Muis
Sejumlah pawang buaya menjaga kolam penangkaran buaya di Predator Fun Park Batu yang banyak dikunjungi wisatawan, Minggu (26/7/2015). 

TRIBUNNEWS.COM, BATU - Hingga hari ini, jumlah buaya dalam penangkaran di Predator Fun Park Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu sebanyak 111 ekor.

Buaya di sana terdiri dari enam jenis, yakni buaya muara, buaya papua, buaya caiman, buaya putih albino, buaya moncong, dan buaya nova. Buaya terbesar seberat 3 kwintal.

"Dari jumlah buaya yang ditangkarkan di sini sejak awal jumlahnya tidak berkurang. Makanya bila diinformasikan ada buaya yang lepas dari penangkaran di Predator Fun Park jelas tidak benar," kata Rendy Antok Sapto Putranto , Humas Predator Fun Park Kota Batu, Minggu (26/7/2015).

Menurut Rendy, semua buaya diberi tanda khusus berupa cincin dengan demikian jika ada buaya yang keluar dari penangkaran akan bisa diketahui.

"Tanda itu merupakan salah satu pengaman khusus bagi buaya yang masuk penangkaran kami," ucap Rendy.

Dijelaskan Rendy, manajemen pengelola wisata penangkaran buaya sudah melakukan segala antisipasi di 15 kolam.

Masing-masing kolam dilindungi pagar besi setinggi lebih dari satu meter. Dengan demikian tingkat keamanan terhadap pengunjung obyek wisata sangat terjamin.

"Tim BKSDA sudah meninjau kolam penangkaran buaya dan dinilai sudah baik. Makanya kami heran juga jika diinformasikan ada buaya yang lepas dari penangkaran," ujar Rendy.

Oleh karena itu, dikatakan Rendy, pihaknya berharap kepada warga dan wisatawan tidak mudah mempercayai adanya buaya lepas dari penangkaran di Predator Fun Park Kota Batu.

Terlebih lagi informasi tersebut sengaja disebarkan untuk mendiskreditkan dibukanya obyek wisata baru Predator Fun Park di Kota Wisata Batu.

"Silakan warga dan wisatawan membuktikan dan melihat sendiri tingkat keamanan yang dibuat dalam penangkaran buaya di sini," tutur Rendy. (AHmad Amru Muis)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved