Breaking News:

Ibadah Haji 2015

Ada Enam Jemaah Calon Haji Asal Kota Malang Tak Berangkat

Ada enam jemaah calon haji asal Kota Malang tak jadi berangkat. Penyebabnya ada yang sedang hamil, meninggal dunia dan menunda keberangkatan.

Surya Malang
Seorang jemaah calon haji asal Kota Malang saat dilepas keluarganya di Lapangan Rampal, Malang, Senin (7/9/2015). 

Laporan Wartawan Surya, Samsul Hadi

TRIBUNNEWS.COM, KLOJEN - Sebanyak 946 jemaah calon haji asal Kota Malang, Jawa Timur, diberangkatkan menuju Asrama Haji Surabaya dari Lapangan Rampal Kota Malang, Senin (7/9/2015).

Tangis haru keluarga mengiringi keberangkatan para jemaah calon haji. Jemaah calon haji asal Kota Malang terdiri dari kloter 39, 42, dan 43. Kloter 39 berjumlah 46 orang sudah diberangkatan, Minggu (6/9/2015) bersama jemaah calon haji Kabupaten Malang.

Sedangkan kloter 42 dan kloter 43 yang berangkat hari ini berjumlah 900 orang. Panitia menyediakan 20 unit bus untuk mengangkut para jemaah calon haji.

Kepala Kementerian Agama Kota Malang, Imron, mengatakan semua dokumen milik jemaah calon haji asal Kota Malang lengkap. Visa untuk semua jemaah calon haji asal Kota Malang juga sudah keluar.

"Jumlah calon jemaah haji Kota Malang yang berangkat 946 orang, itu sudah dikurangi enam orang yang mengundurkan diri," terang Imron kepada wartawan saat melepas jemaah calon haji menuju asrama haji di Surabaya.

Menurut dia, penyebab enam orang yang batal berangkat haji di antaranya ada yang sedang hamil, meninggal dunia, dan ada yang istrinya ingin berangkat tahun depan. Para jemaah yang batal berangkat tahun ini rencananya akan diberangkatkan tahun depan.

Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji, yang ikut memberangkatkan, mengingatkan jemaah calon haji untuk benar-benar beribadah sebagai upaya untuk menyucikan diri. Ia berharap jemaah calon haji hatinya mantap berangkat ke Tanah Suci.

Selain itu, Sutiaji juga meminta maaf kepada para jemaah calon haji. Persoalannya, Pemkot Malang tidak bisa menanggung seratus persen biaya akomodasi bagi para jemaah calon haji.

Pemkot Malang hanya menyediakan anggaran Rp 150 juta untuk biaya akomodasi jemaah haji. Idealnya, biaya untuk akomodasi jemaah calon haji di Kota Malang sekitar 500 juta. Biaya ini untuk membiayai transportasi para jemaah calon haji dari Kota Malang menuju Surabaya.

"Karena Pemkot tidak bisa menanggung biaya akomodasi seratus persen, akhirnya kekurangan biaya akomodasi harus ditanggung para calon jamaah haji," terang Sutiaji.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved