Breaking News:

52 Orang di Kabupaten Cianjur Positif AIDS

Sejak Januari hingga September 2015 sudah 52 orang warga Cianjur positif AIDS.

THE JAKARTA POST/SETO WARDHANA
Sejumlah aktivis melakukan kampanye peluk Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dalam hari bebas kendaraan bermotor di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (28/12/2014). Kampanye ini merupakan bentuk sosialisasi penyebaran HIV-AIDS dan menghilangkan diskriminasi kepada para ODHA. THE JAKARTA POST / SETO WARDHANA 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dian Nugraha Ramdani

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Sejak Januari hingga September 2015 sudah 52 orang warga Cianjur positif AIDS, demikian catatan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Penderita-penderita ini dianggap KPA sebagai yang telat ditemukan. Berbeda dengan daerah lain, penderita ditemukan sejak masih menderita HIV (human immunodeficiency virus infection).

Di Cianjur penderita ditemukan setelah status penyakitnya menjadi AIDS (acquired immune deficiency syndrome).

"Susah kalau sudah Aids, vonisnya tiga sampai empat minggu meninggal, kalau HIV masih bisa diobati dengan terapi ARV (anti retroviral) dan kemungkinan sembuh masih tinggi," ujar Sekretaris KPA Cianjur, Hilman di Cianjur, Minggu (20/9/2015).

KPA sendiri memiliki target tahun ini untuk menemukan pengidap HIV sebanyak 110 orang. "Masih ada waktu untuk mencapai target itu," ujar Hilman.

Ditambahkan Hilman, hal yang memalukan adalah penyebab AIDS itu didominasi oleh kasus-kasus seksualitas.

Tags
AIDS
HIV
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved