Breaking News:

Dua Bulan Bebas, Hari Harus Masuk Bui Lagi

Dia ditangkap polisi sebagai tersangka kasus pencurian dengan pemberatan di SDN Tukharjo, Desa Purwoharjo, Samigaluh pada akhir September lalu.

TRIBUN JOGJA/Yoseph Hary
Residivis kasus pencurian kembali ditangkap polisi setelah beraksi membobol SDN Tukharjo Samigaluh. Pelaku yang diketahui telah tiga kali dihukum penjara itu harus menjalani pemeriksaan dan penahanan di Mapolsek Samigaluh, Kamis (1/10/2015). 

Laporan wartawan Tribun Jogja, Yoseph Hary

TRIBUNJOGJA.COM, KULONPROGO  -  Baru saja keluar dari Lapas Cebongan pada 17 Agustus 2015 lalu, Hari Susanto (23) harus kembali masuk bui.

Residivis kasus pencurian komputer dan tabung gas ini kembali tergoda rayuan temannya untuk melakukan aksi kriminal yang sama.

Alhasil, belum genap dua bulan menghirup udara bebas, warga Mlati, Sleman ini akhirnya harus kembali ditangkap polisi.

Kini, residivis yang diketahui telah keluar-masuk penjara tiga kali, tersebut mendekam di tahanan Polsek Samigaluh, Kulonprogo.

Dia ditangkap polisi sebagai tersangka kasus pencurian dengan pemberatan di SDN Tukharjo, Desa Purwoharjo, Samigaluh pada akhir September lalu.

Ditemui di Mapolsek Samigaluh, Kamis (1/10/2015), Hari mengakui perbuatannya itu.

Semula setelah bebas dari lapas dirinya berniat tidak ingin mengulangi perbuatannya.

Namun, Hari akhirnya tergoda juga setelah seorang temannya, Acong, kembali mengajaknya beraksi menggasak komputer dan tabung gas di SD Tukharjo.

"Awalnya tidak mau. Tapi teman saya memaksa, yang penting dapet uang," kata Hari.

Halaman
12
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved