Breaking News:

Hitungan Detik Kaca Pecah, Gasak Semua Barang Tak Sampai 10 Menit

Ketika kaca mobil korbannya pecah, barulah dengan kecepatan tangan ia mengambil barang-barang berharga milik korban yang ada di dalam mobil.

Editor: Wahid Nurdin
TRIBUNSUMSEL.COM/M ARDIANSYAH
Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Herry menunjukan barang bukti dan tersangka yang merupakan spesialis bandit pecah kaca di Polsek Sukarami Palembang, Minggu (11/10/2015). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG  -  Merasa lebih aman dan tidak berbagi hasil dengan teman, Sumarno (40) memilih beraksi melakukan pecah kaca dikawasan Palembang sendirian.

Dari hasil ia beraksi, ternyata ia membuka lapak sendiri dan menjualnya di pasar Cinde setiap minggu pagi.

Namun aksi Sumarno terhenti saat melakukan aksi pecah kaca mobil milik Kadis Kesehatan Banyuasin, dr Mgs M Hakim Yulias di masjid Asrama Haji Palembang, Jumat (9/10/2015).

Untuk memecahkan kaca mobil korbannya, menurut warga Jalan Abdullah lorong Bakaran Plaju Ilir Kecamataan Plaju Palembang tidaklah begitu sulit.

Hanya sekitar beberapa detik saja kaca mobil sudah dapat dipecahkan.

Ketika kaca mobil korbannya pecah, barulah dengan kecepatan tangan ia mengambil barang-barang berharga milik korban yang ada di dalam mobil.

Usai beraksi, ia langsung pulang dan memilah barang yang nantinya dapat dijual di Pasar Cinde.

"Kalau beraksi sampai dapat barang korban, paling lama 10 menit. Sebelum beraksi pastinya melihat-lihat juga, kondisi sepi, tidak ada CCTV dan tidak ada tukang parkir. Itu lebih aman untuk beraksi," bapak empat aanak ini ketika diamankan di Polsek Sukarami Palembang, Minggu (11/10/2015).

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Nurhadiansyah didampingi Kanit Reskrim Iptu Herry menuturkan, penangkapan tersangka dari laporan korban.

Karena saat korban melakukan salat Jumat, ia memarkir mobil di asrama haji.

Melihat korban salat, tersangka mencongkel dan mendorong kaca mobil hingga pecah.

"Ketika pecah itulah, tersangka langsung mengambil tas milik korban yang berisi tablet dan barang berharga lainnya. Dari laporan korban dilakukan pengembangan dan akhirnya tersangka ditangkap di rumah." katanya.

Sumber: Tribun Sumsel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved