Sabtu, 18 April 2026

Hampir Seperdelapan Pulau Nunukan Dilalui 1.000 Peserta Napak Tilas Dwi Kora

Napak Tilas Dwi Kora 2015, digelar DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Nunukan, memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2015).

Editor: Dewi Agustina
Tribun Kaltim/Niko Ruru
Bupati Nunukan, Basri dan Wakil Bupati Nunukan, Hajjah Asmah Gani, Rabu (28/10/2015) melepas peserta Napak Tilas Dwi Kora 2015. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Napak Tilas Dwi Kora 2015, digelar DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Nunukan, memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2015) hari ini.

Sekitar 1.000 peserta yang terbagi dalam 200 regu berpartisipasi pada kegiatan tersebut.

Sebelum dimulainya Napak Tilas, digelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, di alun-alun kota Nunukan. Bertindak selaku inspektur upacara, Bupati Nunukan Basri.

Usai upacara, para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Nunukan, melepas para peserta Napak Tilas.

Pelepasan 20 peserta pertama di depan Tugu Dwi Kora, Kecamatan Nunukan ini diawali oleh Bupati Nunukan. Selanjutnya 20 peserta berikutnya dilepas Wakil Bupati Nunukan, Hajjah Asmah Gani dan berturut-turut secara bergantian para pejabat FKPD melepas para peserta.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Nunukan, Ferry mengatakan, digelarnya kegiatan Napak Tilas dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ini untuk mengenang perjuangan para pahlawan Dwi Kora. Mereka gugur saat konfrontasi Republik Indonesia-Malaysia pada tahun 1960-an silam.

"Kita ini berada di perbatasan. Kita punya sejarah. Di sini khususnya Sigalayan pernah terjadi pertempuran yang merenggut nyawa para pahlawan kita. Perjuangan mereka harus kita kenang. Salah satunya melalui Napak Tilas Dwi Kora," ujarnya.

Para peserta menempuh rute sejauh 28 kilometer. Selama sekitar empat jam, peserta Napak Tilas menyusuri sejumlah jejak-jejak perjuangan Dwi Kora di Pulau Nunukan. Hampir seperdelapan Pulau Nunukan dilalui para peserta Napak Tilas.

"Kegiatan ini terbuka untuk semua warga negara Indonesia yang telah berusia 14 tahun, kecuali TNI dan Polri," ujarnya.

Selain mengenang perjuangan para pahlawan konfrontasi, DPD KNPI Kabupaten Nunukan yang bekerjasama dengan Radio STI FM juga menyediakan beragam hadiah.

Hadiah total senilai Rp 60 juta dan trofi disiapkan untuk para pemenang lomba bertemakan “Menjaga Semangat Pemuda di Perbatasan”.

Juara pertama mendapatkan uang tunai Rp 20 juta, juara kedua Rp 15 juta, juara ketiga Rp 10 juta, harapan satu mendapatkan Rp 7 juta, harapan kedua mendapatkan Rp 5 juta dan harapan ketiga Rp 3 juta.

"Semua juara mendapatkan trofi," ujarnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved