Erupsi Gunung Rinjani

Bule Inggris Ngambek Malaysia Airlines Tak Informasikan Penerbangan

Elspeth asal Inggris kecewa karena Malaysia Airlines sebelumnya tidak memberitahukan kepastian pemberangkatan pesawat yang akan dinaikinya.

Editor: Y Gustaman
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Elspeth dengan rekan prianya di Bandara Internasional Ngurah Rai. (Tribun Bali/I Made Ardhiangga). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Dampak erupsi Gunung Baru Jari di Lombok, NTB, membuat ratusan penerbangan internasional gagal berangkat dan datang di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

Elspeth, warga negara Inggris, kecewa sikap Malaysia Airlines sebelumnya yang tidak memberitahukan pemberangkatan pesawat yang akan dinaikinya.

"Tidak ada email atau pesan masuk. Saya menunggu terbang ke Kualalumpur, setelah itu ke Swedia. I'm useless," kata Elspeth di depan warung makan Bandara Internasional Ngurah Rai, Kamis (5/11/2015).

Ia pun tak mendapatkan kompensasi atau pemberian layanan hotel atau akomodasi untuk kembali ke penginapan dari pihak maskapai Malaysia Airlines.‎

Seharusnya, kata dia, dengan adanya force major seperti ini pihak maskapai memberikan informasi terlebih dahulu. Sehingga ia bisa memaklumi dampak erupsi gung sampai membuat penerbangan ditunda.

"Saya akan pulang hari ini. Tapi, tidak diberitahu mengenai adanya penundaan penerbangan, apalagi layanan dari mereka mengecewakan," sambung dia.

Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved