Erupsi Gunung Rinjani

Pesawat Air India Diutamakan Terbang Pertama dari Bandara Ngurah Rai

Pesawat Air India yang terpakir di apron Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, paling diutamakan untuk diterbangkan pertama kali.

Editor: Y Gustaman
Tribun Bali/Rizal Fanany
Sebuah pesawat dengan bagian mesin yang telah diberi penutup terparkir di apron Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (4/11/2015). Bandara Ngurah Rai membatalkan semua jadwal penerbangan baik domestik maupun internasional akibat erupsi Gunung Barujari, anak Gunung Rinjani, di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tribun Bali/Rizal Fanany 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Pesawat Air India yang terpakir di apron Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, paling diutamakan untuk diterbangkan pertama kali.

Informasi yang diterima bahwa pesawat Air India akan menjadi pesawat yang tinggal landas pertama kali dari Bandara Ngurah Rai, namun belum diketahui pada pukul berapa pesawat terbang.

General Manager Bandara Ngurah Rai, Trikora ‎Harjo, sebelumnya mengakui sekitar pukul 14.30 Wita bandara akan dibuka dan dua jam setelah dibuka aktivitas penerbangan bisa normal kembali.

"Paling tidak dua jam setelah ditutup maka penerbangan bisa normal. Yang kami utamakan penerbangan untuk keberangkatan," ucap Trikora di Bandara Ngurah Rai, Kamis (5/11/2015).

Beredar kabar, Wakil Presiden India lah yang menggunakan pesawat Air India dari negeri Hindustan ke Pulau Dewata.

Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved