Pilkada Serentak

Mahasiswa Pencuri Alat Peraga Dibui Satu Bulan Penjara dan Denda Rp 100 Ribu

Taufik Imam Ashari dan Nuri Widiantoro diputus bersalah karena mencuri alat peraga kampanye oleh Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Lampung.

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Wakos Gautama

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Taufik Imam Ashari dan Nuri Widiantoro diputus bersalah karena mencuri alat peraga kampanye oleh Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Lampung, Rabu (11/11/2015).

Kedua mahasiswa jurusan Administrasi Negara FISIP Universitas Lampung ini oleh hakim divonis pidana penjara satu bulan dan diwajibkan membayar denda Rp 100 ribu.

Putusan pengadilan untuk keduanya, sama dengan putusan yang diterima Ditho Nugraha. Hakim ketua Ahmad Suhel memvonis Taufik pidana penjara satu bulan dan pidana denda Rp 100 ribu.

Sedangkan hakim ketua Syamsudin menghukum terdakwa Nuri pidana penjara satu bulan dan denda Rp 100 ribu. Ketiga mahasiswa ini menjadi terdakwa pencurian alat peraga kampanye.

Ketiganya bersalah mencuri alat peraga kampanye berupa spanduk bergambar pasangan calon nomor urut satu dan nomor urut dua wali kota dan wakil wali kota Bandarlampung.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved