Dada Najib Remuk Dihantam Truk Bermuatan Pasir

Maut menjemput Muhammad Najib (12) ketika tengah menambal ban motor milik Jamatul Aldi (37), dari arah belakang truk pengangkut pasir menabrak mereka.

Dada Najib Remuk Dihantam Truk Bermuatan Pasir - truk-hantam-penambal-ban_20160105_210326.jpg
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Truk bermuatan pasir menabrak tukang tambal ban dan pemakai jasanya di Jalan Parit Indah, Pekanbaru, Selasa (5/1/2016). Tiga orang terpental akibat dihantam mobil tersebut.
Dada Najib Remuk Dihantam Truk Bermuatan Pasir - ilustrasi-jenazah-penambal-ban_20160105_154723.jpg
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Jenazah Muhammad Najib (12) di Rumah Sakit Syafira, Pekanbaru, Selasa (5/1/2016). Ia tewas setelah dihantam Colt Diesel pengangkut pasir.
Dada Najib Remuk Dihantam Truk Bermuatan Pasir - jamatul-aldi_20160105_155014.jpg
Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Jamatul Aldi (37), korban tabrakan Colt Diesel, terbaring di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru, Selasa (5/1/2016).

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Maut menjemput Muhammad Najib (12) ketika tengah menambal ban motor milik Jamatul Aldi (37), dari arah belakang truk pengangkut pasir menghantam mereka.

Akibat hantaman keras bumper Mitsubishi Colt diesel nomor polisi BM 9504 AF, Najib meninggal dunia di Rumah Sakit Syafira setelah mengalami luka berat di dada, sementara Jamatul terluka di dada dan wajah.

"Saya tadi membopong Najib dan membawanya ke rumah sakit," Makrijon (53) bercerita kondisi anaknya luka di dada dan kepalanya mengeluarkan darah saat ditemui Tribun Pekanbaru, Selasa (5/1/2016).

"Darah mengucur dari kepalanya masuk ke mulut. Saya begitu miris melihatnya," imbuh Makrijon yang tak percaya nasib putranya berakhir tragis di tempat tambal ban miliknya yang berada di pinggir Jalan Parit Indah.

Ketika asyik menunggu ban motornya ditambal oleh Najib, Jamatul ikut memerhatikan, tapi tiba-tiba datang mobil Colt Diesel yang menabrak mereka.

"Satu korban yang meninggal itu tukang tambal ban, masih anak-anak dan dia masuk ke kolong mobil. Sedangkan saudara saya terpental masuk parit," terang Bambang, anggota keluarga Jamiatul.

Kepala Satlantas Polresta Pekanbaru, Kompol Zulanda, menduga sopr Colt Diesel pengangkut pasir mengantuk dan kini sudah diamankan untuk diminta keterangan.

"Sopir sudah kita amankan beserta barang bukti mobil dan sepeda motor," ujar Zulanda sambil menerangkan kejadian tersebut berlangsung pukul 11.00 WIB.

Seorang saksi mata melihat mobil pengangkut pasir melaju sedang tapi arahnya berbelok ke tempat tambal ban milik Makrijon lalu menghantam tiga orang, termasuk Najib dan Jamiatul.

"Saya melihat ada darah di kepala. Ketiganya tak sadarkan diri termasuk anak-anak," ujar Leny yang persis berada di depan mobil Colt Diesel saat kejadian.

Di lokasi kejadian, roda depan mobil patah dan bumpernya terperosok ke parit yang di dalamnya terserak kursi plastik, kemungkinan besar bekas diduduki korban yang tertabrak.

Penulis: Budi Rahmat
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved