Akhir Maret Minyak Goreng Curah Bakal Hilang dari Bandung

Tinggal menghitung waktu minyak goreng curah di Kota Bandung bakal hilang dari peredaran.

Akhir Maret Minyak Goreng Curah Bakal Hilang dari Bandung
Tribun Jabar/Teuku M Guci Syaifudin
Seorang pedagang jamur dan kentang krispi, Rusmin (46), menggoreng jamur di depan Gedung Kesenian Rumentang Siang, Jalan Baranang Siang, Kecamatan Sumur Bandung, Kamis (7/1/2016). Ia menggoreng jamur dan kentang dengan minyak goreng curah yang dibelinya di Pasar Kosambi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Tinggal menghitung waktu minyak goreng curah di Kota Bandung bakal hilang dari peredaran.

Hal itu sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 80 Tahun 2014 tentang minyak goreng wajib kemasan.

Direktorat Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan pun telah mensosialisasi larangan memberi dan mendistribusikan minyak goreng tanpa kemasan tersebut.

Setiap produsen, pengemas dan pelaku usaha dalam memperdagangkan minyak goreng berbahan baku sawit harus berbentuk kemasan pada 27 Maret 2016.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bandung, Erick M Attauriq, mengatakan, pelarangan minyak goreng curah lebih untuk perlindungan konsumen terutama dalam hal kesehatan dan kualitas minyak goreng curah.

Sebab penjualan minyak goreng curah selama ini tanpa ada kemasan sehingga kualitasnya tidak terjamin.

"Kita kan tidak tahu minyak ini terkontaminasi dari luar atau tidak. Jika minyak itu dalam kemasan dan bersegel berarti kualitasnya terjamin," ujar Erick kepada Tribun Jabar (Tribunnews.com Network) melalui sambungan telepon, belum lama ini.

Menurut Erick, pelarangan peredaran minyak goreng curah itu merupakan keputusan pemerintah pusat yang sejatinya dilakukan pada Maret 2015.

Namun pelarangan tersebut urung dilakukan pada 2015 lantaran ada permintaan dari asosiasi pedagang untuk meminta waktu setahun lagi.

Halaman
1234
Penulis: Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved