Gubernur Sulsel dan Pangdam VII Wirabuana akan Hadiri Pengajian LDII

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) akan menggelar pengajian akbar, Minggu (21/2/2016), di Masjid Raodatul Jannah

Gubernur Sulsel dan Pangdam VII Wirabuana akan Hadiri Pengajian LDII
TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM

Laporan Wartawan Tribun Timur Fahrizal Syam

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) akan menggelar pengajian akbar, Minggu (21/2/2016), di Masjid Raodatul Jannah, Paccerakang Daya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pengajian akbar ini mengangkat tema Urgensi Umat Islam Sebagai Rahmatan Lil Alamin dalam Memperkuat 4 Konsensus Nasional (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI).

Selain dihadiri masyarakat umum juga akan menghadirkan beberapa tokoh penting Sulawesi Selatan, di antaranya Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Wali Kota Makassar, Ketua MUI Sulsel, Kakanwil Agama Sulsel, dan tokoh penting lainnya.

Hidayat Nahwi Rasul selaku Ketua DPP LDII saat bertandang ke Kantor Tribun Timur, Kamis (18/2/2016) mengatakan menggelar pengajian ini sebagai salah satu fungsi LDII untuk menyiarkan islam sebagai Rahmatan Lilalamin.

"LDII sebagai bagian dari civil society tentu saja harus dapat berperan selain mensyiarkan Islam sebagai rahmatan lil alamin juga ikut menjaga budaya,tradisi, sejarah dan kekayaan alam Indonesia," kata Hidayat.

Hidayat melanjutkan, pengajian ini perlu untuk menyadarkan masyarakat bahwa Islam adalah sebuah solusi, bukan sebuah masalah seperti yang selalu dituduhkan.

"Islam sebagai Rahmatan Lillalamin telah memgejawantahkan pada umat, lembaga dan ummat Islam untuk seharusnya sebagai bagian dari solusi, bukan masalah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk itu diperlukan penguatan melalui format ibadah sosial agar kita dalam merawat bangsa ini menjadi suatu ibadah," tambahnya.

Hidayat menjelaskan, pengajian akbar ini juga sebagai upaya untuk memperkokoh empat konsensus nasional yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI

"Kiranya tema tentang Urgensi Islam Sebagai Rahmatan lil Alamin dengan penguatan 4 konsensus nasional sebagai nilai-nilai yang baik dan ideal serta way of life bangsa Indonesia, dijadikan sebagai sebuah lapangan amal sholih dalam kerangka dakwah bil-hal," tuturnya.

Tak hanya pengajian, juga akan diadakan Parenting skill yang dibuka oleh ketua Perait Kartika, Bella Saphira, yang bertujuan untuk mendidik ibu-ibu bagaimana mendidik anak mulai dari dalam rahim hingga tumbuh dewasa. (*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved