Selasa, 7 April 2026

Suplier Sembako di Banjarmasin Dibayar dengan Uang Palsu

Uang palsu tersebut, menurutnya memiliki ciri fisik yang sangat mirip dengan aslinya dan sangat sulit dibedakan dengan uang asli.

Penulis: Rahmadhani
Editor: Sugiyarto

TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Uang palsu rupanya ditengarai juga beredar di Banjarmasin.

Seorang karyawan penyuplai sembako mengaku baru saja mendapati uang palsu di Pasar Pekauman Banjarmasin.

"Habis kita antar barang, kan di kasih uang. Begitu sampai kantor diperiksa pakai alat penghitung otomatis ternyata uangnya kurang Rp 100 ribu," katanya kepada Bpost Online, Jumat (26/2/2016) sore.

Ia dan teman-temannya juga sempat memeriksa dengan menggunakan alat pemindai uang.

"Dan benar saja, salah satu uang pecahan Rp 100 ribu kode nomor seri uangnya tidak menyala ketika dipindai. Sah sudah uang palsu," katanya.

Uang palsu tersebut, menurutnya memiliki ciri fisik yang sangat mirip dengan aslinya dan sangat sulit dibedakan dengan uang asli.

"Kertasnya lebih tebal, warnanya lebih tajam dan ukuran sedikit lebih kecil dari aslinya. Tapi sepintas mirip sekali. Kita ya tidak tahu juga dapat di mana, soalnya banyak pedagang yang disupalai," ujarnya.

Kejadian ini bukan yang pertama. Beberapa kali juga didapati, tak cuma di pasar tradisional bahkan di sejumlah toko modern.

Sebelumnya, jaringan pengedar uang palsu dengan omzet miliaran rupiah, berhasil diringkus jajaran Polres Tanah Laut.

Dengan omzet mencapai Rp 4 miliar uang palsu, produsennya berhasil ditangkap di Solo Jawa Tengah, Selasa (23/2/2016).

Uang palsu yang diproduksi, seluruhnya pecahan Rp 100 ribu.

Tak cuma ke Kalsel, dari pemeriksaan yang dilakukan komplotan ini bahkan juga mengirimkan uang palsu hasil produksi mereka ke Mataram dan Lombok Nusa Tenggara Barat. (Rahmadhani)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved