Breaking News:

Pak Bot Menyesal Jual Togel, Jika Keluar Penjara Ingin Buka Toko Perabot

Pak Bot diamankan polisi berikut dengan barang bukti uang hasil bisnis togel Rp 840 ribu, satu unit handphone, serta buku rekap nomor.

TRIBUN PEKANBARU/BUDI RAHMAT
Pak Bot (menghadap belakang) tersangka penjual togel diamankan Polisi, Kamis (3/3/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM‎, PEKANBARU  -  Pak Bot (54) hanya bisa tertunduk lesu setelah polisi menghentikan aktifitas bisnis toto gelap (togel) yang sudah lima bulan belakangan ini dijalankannya.

Tanpa perlawanan Pak Bot hanya bisa pasrah ketika digelandang ke Mapolsek Bukit Raya.

Hanya penyesalan yang meluncur dari mulutnya ketika ditanya perihal bisnis ilegal yang dilakoninya tersebut.

"Saya menyesal. Saya terjepit kebutuhan untuk anak dan istri. Sedangkan usaha perabot sudah merugi," ujarnya ditemui di Mapolsek Bukit Raya, Kamis (3/3/2016).

Pak Bot diamankan polisi berikut dengan barang bukti uang hasil bisnis togel Rp 840 ribu, satu unit handphone, serta buku rekap nomor.

"Andai bisa selesai cepat masalah hukum ini, saya mau buka usaha toko perabot lagi, " ujarnya.

Usaha ilegal Pak Bot terbongkar setelah polisi mendapatkan informasi dari warga adanya aktifitas tebak-tebak nomor tersebut.

Dari laporan itu, polisi kemudian mendatangi kediaman Pak Bot di Jalan Sukaramai Kelurahan Tengkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru.

"Di rumah tersangka kita dapatkan barang bukti uang, rekap nomor. Selanjutnya tersangka dan barang bukti tersebut kita bawa ke Mapolsek, ujar Kanitreskrim Polsek Bukit Raya, Ipda Bahari Abdi.

Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara paling lama 10 tahun sesuai dengan pasal 303 KUHP. (*)

Penulis: Budi Rahmat
Editor: Wahid Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved