Minggu, 12 April 2026

Pengamat Teroris Sebut Joanda Hanya Ingin Mengenal Kelompok Santoso

Alchaidar mengatakan, Joanda tidak pernah bergabung dengan jaringan teroris di Kota Medan, Sumatera Utara.

Penulis: Jefri Susetio
Editor: Dewi Agustina
Tribun Medan/Jefri Susetio
Pengamat teroris, Alchaidar. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Jefri Susetio

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pengamat teroris Alchaidar mengaku kenal Joanda Pratama (28) warga Jalan Garu II, Harjosari yang ditangkap Brimob lantaran diduga ingin bergabung dengan kelompok Santoso di Poso, Kami (17/3/2016).

"Kenal saya Joanda. Saya yakin dia bukan ingin bergabung dengan kelompok Santoso. Tapi dia cuma ingin mengenal bagaimana kelompok Santoso itu," katanya saat dihubungi, Jumat (18/3/2016) malam.

Alchaidar mengatakan, Joanda tidak pernah bergabung dengan jaringan teroris di Kota Medan, Sumatera Utara.

Namun beberapa tahun belakangan hanya simpatisan kelompok jihad bukan merupakan jaringan teroris aktif.

"Dia (Joanda Pratama) simpatisan kelompok jihad bukan aktif pada jaringan teroris. Hanya kelompok yang ingin tahu tentang gerakan jihad saja. Apalagi di Kota Medan ada beberapa kelompok serupa," ujar Dosen Fisip Unimal, Aceh ini.

Menurut Alchaidar, pada umumnya kelompok Islam radikal di Medan tidak punya nama ataupun identitas yang pasti. Oleh sebab itu, ia menolak sebutkan nama-nama kelompok tersebut.

"Ada beberapa kelompok tapi enggak bisa saya sebutkan nama-namanya. Jadi kelompok-kelompok tersebut menyebar ke berbagai kawasan lain," katanya.

Ia memprediksi, Joanda sudah lama bergabung pada kelompok-kelompok Islam radikal. Dia membenarkan informasi yang beredar untuk mengecoh petugas, Joanda menyamar sebagai penjual minyak wangi.

"Iya memang betul, mereka sering menyamar. Banyak modusnya seperti pedagang minyak wangi. Tapi, kalau dikabarkan Joanda ingin ke Suriah harus ada penelitian, dan penyelidikan," ujarnya. (tio/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved