Warga Pesisir Bulak Surabaya Banyak Terserang Myalgia dan Dermatitis
Sebanyak 446 warga pesisir Bulak, Surabaya, dominan mengidap myalgia (pegal-pegal), dermatitis (penyakit kulit) dan infeksi saluran pernapasan akut.
Laporan Wartawan Surya, Monica Felicitas
TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sebanyak 446 warga yang terdaftar dalam pelayanan kesehatan gratis di Bulak Fest 2016, Minggu (3/4/2016), memiliki kecenderungan penyakit yang sama.
"Kebanyakan warga pesisir berpenyakit myalgia (pegel-pegel), dermatitis (penyakit kulit), dan infeksi saluran pernapasan akut," ujar Kartika, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar Pemkot Surabaya.
Jumlah tersebut belum termasuk semuanya karena ada yang sudah mendaftar pergi ke acara lain.
"Register resmi targetnya 500 pasien. Tapi ada yang habis daftar ditinggal ke pasar, tidak ikut periksa," ujar seorang pegawai Dinas Kesehatan Pemkot Surabaya yang bertugas di meja registrasi pelayanan kesehatan gratis.
Dinas kesehatan menyediakan obat standar puskesmas hingga 600 paket.
Dokter yang ditugaskan dalam acara sosial ini terdiri dari Puskesmas Kenjeran, Kedinding, Bulak Banteng, Tambak Wedi, Sidotopo Wetan, Gading, dan tim P3K wonokusumo.
"Masyarakat cukup antusias, kalau dengar targetnya segitu sudah bagus banget. Bagi masyarakat tadi yang tidak memiliki tiket pengobatan gratis, tetap dilayani," ujar Kartika.
Terjadi kepadatan pasien pada stan pemeriksaan darah yang menjadi primadona. Warga tampak senang, karena pemeriksaan ini dilakukan secara gratis.
Dalam pelayanan pengobatan gratis, Bulak Fest ini melibatkan 80 orang, terdiri dari dokter, petugas medis, instruktur senam, pengelola obat, pengelola medis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-pengobatan-gratis_20160403_142414.jpg)