Breaking News:

Jamal Mengaku Lima Kali Edarkan Ganja Aceh di Medan

Tersangka dijerat atas undang-undang kepemilikan narkotika dan terancam hukuman 12 tahun penjara

Tribun Medan/Array Anarcho
Kapolsek Medan Baru, Komisaris Ronni Bonic, tersangka bandar ganja Jamaluddin, Kanit Reskrim, AKP Adhie Putranto Utomo memperlihatkan barang bukti 30 Kg ganja, Senin (6/6/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Medan Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Setelah tertangkap tangan membawa 30 Kg ganja kering asal Aceh, Jamaluddin Ibrahim (40) warga Jl Stasiun, Dusun I, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Polsekta Medan Baru.

Saat diwawancarai Tribun, tersangka ini kerap memberikan keterangan yang berubah-ubah.

"Untuk bisnis ganja ini, saya baru lima kali pak. Ini ganja dari Aceh sana. Yang punya namanya Masen," kata tersangka Jamaluddin, Senin (6/6/2016) siang.

Menurut Jamal, biasanya Masen menghubungi seseorang untuk mengantar ganja itu ke Medan.

Setelah sampai di Medan, maka tugas Jamal menjemput dan mendistribusikannya ke beberapa wilayah di Kota Medan.

"Rencana setelah saya ambil kemarin, ganja akan beredar di Padang Bulan. Biasanya, saya memang antar kesana," ungkap Jamal.

Kapolsekta Medan Baru, Komisaris Ronni Bonic mengatakan, tersangka ini terancam hukuman 12 tahun penjara.

Tersangka dijerat atas undang-undang kepemilikan narkotika.

"Pasal yang dikenakan terhadap tersangka ini pasal 114 subsider pasal 112 UU No35 tahun 2009 tentang narkotika," ungkap Bonic.

Penulis: Array Anarcho
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved