Rabu, 22 April 2026

Mayat Tanpa Indentitas Ditemukan Mengapung di Sungai Baturusa

Kondisinya mengapung telungkup di air dan sulit dikenali, serta sudah mengeluarkan bau tak sedap.

Editor: Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Seorang nelayan, Ibrahim (31), Rabu (23/6) tengah malam lalu menemukan mayat di Sungai Baturusa, Merawang, Bangka.

Kondisi mayat sudah membusuk, mengenakan kaus lengan panjang warna coklat dan celana pendek warna biru.

Menurut informasi yang dihimpun di kepolisian, Ibrahim hendak pulang ke rumah menggunakan perahu menyusuri Sungai Baturusa, Rabu (22/6) tengah malam.

Dari kejauhan, dia melihat seonggok benda mengapung di sungai itu.

Karena penasaran Ibrahim lalu mengarahkan perahunya menuju ke benda mengapung tersebut. Saat didekati, ternyata benda ini sesosok mayat.

Kondisinya mengapung telungkup di air dan sulit dikenali, serta sudah mengeluarkan bau tak sedap.

Ibrahim pun memilih menjauh, lalu melapor ke anggota piket Polsek Merawang.

Mendapat kabar ini, Kapolsek Merawang AKP Fahrudin bersama personilnya langsung menuju lokasi menggunakan perahu.

Jasad korban, sebut saja Mr X berhasil dievakuasi polisi dan warga ke daratan Kamis (23/6) dinihari, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungailiat, sekitar pukul 01.00 WIB.

Korban kemudian divisum oleh tim medis RSUD, dipimpin dr Fauzan dan dibantu Tim Identifikasi Polres Bangka.

Namun hasil pemeriksaan tim medis, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau indikasi kesengajaan pihak lain sebagai penyebab kematian korban.

Tim menyimpulkan, korban sudah meninggal dunia lebih dari 8 jam, sebelum penemuan.

"Hasil pemeriksaan kami bahwa untuk mayat ini diperkirakan sudah meninggal lebih dari delapan jam, lantaran kondisi kulitnya sudah terkelupas dan menimbulkan bau tidak sedap. Hasil pemeriksaan, kami tidak menemukan luka-luka atau indikasi tindak kekerasan," kata dr Fauzan, Kamis (23/6) dinihari.

Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Merawang AKP Fahrudin kepada sejumlah wartawan, Kamis (23/6) dinihari mengatakan,

"Waktu itu kita sedang patroli, ada informasi dari warga, mereka menemukan mayat mengapung di sungai. Warga tidak berani mengangkat mayat tersebut karena takut."

Polisi kemudian katanya berhasil mengevakuasi korban ke tepian sungai, namun tak satu pun warga setempat yang mengenali jasad ini.

Makanya, Kapolsek mengimbau, bagi keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarga segera melapor ke Polsek Merawang atau polisi terdekat.

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved