Dewa Saraf Diciduk di Banyuwangi Setelah Buron Tiga Minggu

Dewa Saraf ditangkap di Hotel Baru Indah, Jalan Yos Sudarso, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (22/6/2016) pukul 15.30 Wita.

Dewa Saraf Diciduk di Banyuwangi Setelah Buron Tiga Minggu
Tribun Bali/I Putu Darmendra
Petugas membawa jenazah Dewa Artawan dengan kereta menuju ambulans. 

TRIBUNNEWS.COM, GIANYAR - Dewa Saraf ditangkap di Hotel Baru Indah, Jalan Yos Sudarso, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (22/6/2016) pukul 15.30 Wita.

Pria yang namanya sudah tenar di Kota Denpasar sejak era 2000-an ini pun langsung ditahan di Polres Gianyar setelah gelar perkara, Kamis (23/6/2016).

Sebelumnya, Dewa Saraf sempat menjadi buron jajaran buser selama kurang lebih tiga minggu.

Perburuan dilakukan dari rumah pribadi, rumah kerabat sampai lokasi lainnya yang diduga menjadi tempat persembunyiannya di Bali.

Akhirnya pria yang sudah berusia 52 tahun ini diketahui kabur ke luar Bali dan diciduk di Banyuwangi.

Penahanan serta penetapan status tersangka dilakukan pihak Polres Gianyar atas dasar pertimbangan alat bukti yang sudah mencukupi.

Selain itu, keterangan dari para tersangka lainnya serta saksi-saksi juga mendukung.

Sebelumnya, berdasar gelar perkara yang dilakukan pada Sabtu (11/6/2016) lalu, polisi resmi menetapkan enam tersangka kasus pembunuhan secara sadis terhadap I Dewa Gede Artawan, pria asal Banjar Payuk, Kecamatan Tembuku, Bangli.

Mereka adalah lima pria yang menyerahkan diri yaitu, I Wayan Buda Artama (24), I Gede Nyoman Sukertayasa (23), I Made Edi Aryanta (30), I Kadek Juniantara (22) dan Made Putra Mardana (32).

Lewat hasil pengembangan, polisi kemudian menetapkan satu tersangka lainnya yaitu Samson.

Pria 31 tahun ini diketahui berperan sebagai penyewa mobil Ertiga sejak lima hari sebelum kejadian.

Samson juga dikatakan ada dalam mobil tersebut saat rekannya menghabisi nyawa Artawan.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved