Breaking News:

Mudik Lebaran 2016

Polres Jember Bentuk Satgas Ramuna, Pemudik Bisa Titip Kunci Rumah dan Kendaraan

Tugas dari satgas rumah aman ini adalah menerima titipan kunci pemilik rumah yang ditinggal mudik penghuninya.

SURYA/HAORRAHMAN
Kapolres Jember saat menyematkan rompi pada Satgas Rumah Aman 

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Untuk antisipasi pencurian di rumah kosong yang ditinggal penghuninya untuk mudik lebaran, Polres Jember membentuk Satgas Ramuna (satuan tugas rumah dan harta benda aman dan satuan tugas mudik nyaman), Sabtu (2/7/2016).

Tugas dari satgas rumah aman ini adalah menerima titipan kunci pemilik rumah yang ditinggal mudik penghuninya. Pemilik rumah lalu mendapat kartu penitipan, sebagai tanda rumah itu dititipkan pada anggota Satgas. ‎

Selanjutnya, pemilik rumah difoto untuk antisipasi kartu titipan hilang. Satgas ini selanjutnya melakukan patroli siang malam selama lebaran.

“Satgas ini untuk memastikan rumah ditinggal pemudik dalam keadaam aman," kata AKBP Sabilul Alif Kapolres Jember.

Tidak hanya untuk antisipasi dari pembobolan atau pencurian, satgas ini memantau apabila terjadi pemakaian listrik berlebihan, atau pemudik lupa mematikan air karena tergesa-gesa.

"Biasanya pemudik itu tergesa-gesa, sehingga ada saja yang lupa. Seperti air kran belum dimatikan, listrik belum dipadamkan, dan hal-hal lainnya. Di sinilah peran lain dari satgas ini," kata Sabilul.

Para satgas rumah aman ini, ditandai dengan memakai rompi khusus satgas rumah aman.

“Rompi ini harus dipakai satgas rumah aman selama bertugas untuk antisipasi satgas rumah aman gadungan,” kata Sabilul.

Terdapat sekitar seratus warga sipil yang ditunjuk sebagai satgas rumah aman. Pemudik tidak perlu membayar para satgas ini.
Seratus satgas rumah aman ini disebar di seluruh pelosok Kabupaten Jember. Mereka bekerja sama dengan Banbinkamtibmas di masing-masing wilayah.

Selain itu, Sabilul menghimbau pada masyarakat agar memberikan nomor telepon kepada satgas dan polsek terdekat. Pemberian nomor telepon tersebut lebih memudahkan petugas berkomunikasi jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

Selain Ramuna, Kapolres juga menerjunkan satgas dan relawan perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Ada sekitar 99 pelintasan kereta api yang tidak memiliki palang pintu. Untuk satgas ini, Kapolres mengajak warga sekitar perlintas tak berpalang pintu untuk menjaga perlintasan.

Mantan Kapolres Bondowoso itu menghimbau kepada masyarakat yang mudik menggunakan angkutan transportasi umum, untuk menitipkan motor dan mobilnya kepada polsek terdekat. Jika motor dan mobil tersebut ditinggal mudik.

"Penitipan motor dan mobil tersebut tanpa dikenakan biaya atau gratis," kata Sabilul.

Sabilul juga mengecek perlintasan rel kereta di Stasiun Daops 9 Kereta Api Jember untuk memastikan keamanan kereta api sehingga masyarakat yang akan mudik lebaran benar-benar merasa aman dan nyaman. (SURYA/haorrahman)

Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved