Memburu Jaringan Teroris Santoso

Makam Muchtar Sang Ajudan Santoso Diapit Dua Kuburan Orangtuanya di Kota Palu

Jenazah Muchtar, ajudan dari pemimpin kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur, Santoso alias Abu Wardah, akhirnya dikuburkan di pemakaman keluarga

TRIBUN TIMUR/HO
Anggota Satgas Operasi Tinombala mengevakuasi jenazah terduga teroris Santoso di Poso, Senin (18/7/2016). Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur tersebut diduga berhasil dilumpuhkan dalam sebuah baku tembak di kawasan pegunungan di kawasan Poso Sulawesi Tengah. TRIBUN TIMUR/HO 

TRIBUNNEWS.COM, PALU – Jenazah Muchtar, ajudan dari pemimpin kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur, Santoso alias Abu Wardah, akhirnya dikuburkan di pemakaman keluarga di Kelurahan Lambara, Kecamatan Tavaeli, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Jenazah Muchtar diambil keluarganya daei RS Bhayangkara Palu, Sabtu (23/7/2016) sekitar pukul 08.35 Wita.

Dengan menumpang mobil ambulans, jenazah Muchtar langsung dibawa menuju rumah duka di Jalan Trans Sulawesi.

Sesampainya di rumah duka, jenazah Muchtar langsung ditandu dan kemudian diarak menuju tempat peristirahatan terakhir.

Saat pemakaman terlihat istri Muchtar berpakaian gamis berwarna cokelat dengan menggunakan cadar.

Namun, istri Muchtar tak mau memberikan keterangan apapun ketika ditanya seputar suaminya.

"Maaf ya, permisi, “ katanya lirih sambil berlalu.

Muchtar dikuburkan di pemakaman keluarga, diapit kuburan kedua orangtuanya.

Rencananya doa tahlil akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan di rumah duka.

Muchtar tewas bersama Santoso dalam baku tembak dengan tim gabungan TNI-Polri di Poso pada Juli ini.

Penulis : Kontributor Palu, Erna Dwi Lidiawati

Editor: Adi Suhendi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved