Surat Wasiat Ayah Sebelum Gantung Diri: Babang, Dedek, Ayah Minta Maaf

Hendra menuliskan surat wasiat di balik sebuah foto sebelum memutuskan gantung diri di rumahnya.

Surat Wasiat Ayah Sebelum Gantung Diri: Babang, Dedek, Ayah Minta Maaf
kreavi.com
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Surat wasiat berisi permintaan maaf Hendra Pramana (30) tulis sebelum memutuskan gantung diri di rumahnya di Tebing Tinggi Okura, Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Sabtu (23/7/2016).

"Babang, dedek, mamak, ayah minta maaf ya. Ini ada uang sedikit kalian kongsi ya. Ayah dah gak bisa ngasih uang lagi. Ayah sayang kalian semua. Selamat tinggal. Jaga mamak, Akbar, Keyla."

Surat wasiat tersebut polisi temukan saat memeriksa dan mengidentifikasi korban di lokasi kejadian. Pesan tersebut korban tulis di belakang foto keluarga.

Hendra gantung diri dirumahnya, Sabtu (23/7/2016) pagi. Korban pertamakali ditemukan warga bernama Randi yang datang ke rumah korban.

Sejumlah warga  mengatakan Hendra pernah mencoba memperkosa adik iparnya sendiri pada 21 Juli lalu di rumah mertuanya.

Usaha Hendra gagal. Sang adik melaporkan kelakuan bejat kakak iparnya kepada orangtuanya. Korban yang malu memilih melarikan diri, menghilang.

Sabtu tadi pagi ia memilih gantung diri di rumahnya. Korban meninggalkan istri dan dua anaknya. Kondisi rumah korban sepi saat Randi datang ke rumah korban.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan dari tubuh korban. Dugaan murni gantung diri," ujar Kapolsek Rumbai Pesiri, Kompol Robinson Saragih.

Penulis: Budi Rahmat
Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved