Tak Melihat Siapa yang Ditabrak, Kondektur Truk Teriak Sambil Mata Terpejam
Ia masih mendapatkan perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur hingga saat ini.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S
TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR – Suryadi (31), kondektur truk maut di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi atau tepatnya di Kampung Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Sabtu (30/9/2016), mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuhnya dan lebam di sekujur tubuhnya.
Ia masih mendapatkan perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur hingga saat ini.
Warga Kampung Salembarang, Desa Cangklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, ini mengatakan tidak mengetahui persis awal mula truk yang ditumpanginya itu hilang kendali ketika melaju di jalan lurus dan menurun.
Ia mengaku tengah tertidur ketika truk itu kehilangan kendali.
“Saya dikasih tahu supir kalau rem blong. Kemudian saya terkejut mengetahui hal itu,” kata Suryadi melalui sambungan telepon.
Suryadi pun kemudian berinisiatif berteriak ke luar truk untuk menghindari kecelakaan akibat truk pengangkut bahan material itu kehilangan kendali.
Meski berteriak memperingati warga dan pengguna jalan yang ada di lokasi kejadian, namun ia tak mengetahui truknya telah menabrak sejumlah kendaraan yang ada di depannya.
“Waktu saya berteriak itu sambil mata terpejam, jadi saya tidak tahu truk sudah menabrak apa saja,” kata Suryadi.
Secara singkat, Suryadi mengaku memang bukan kondektur resmi. Ia hanya kondektur “tembak”untuk mengantar barang dari Kabupaten Tanggerang ke Kabupaten Cianjur.
“Saya memang punya firasat tidak enak, karena biasanya kalau pergi jauh tidak pernah kencing. Selama perjalanan saya sudah kencing tiga kali, mungkin itu pertanda,” ujar Suryadi. (cis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kecelakaan-cianjur_20160730_152739.jpg)