Habis Suapi Anaknya, Yulika Ditemukan Tergantung

Yulika ditemukan tergantung dengan sebuah selendang kain yang dikaitkan pada kayu atap dapur rumahnya

Habis Suapi Anaknya, Yulika Ditemukan Tergantung
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Diduga karena faktor ekonomi, seorang ibu muda asal Dusun Dieng Desa Sukorejo Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang, Yulika Sari (25) nekat mengakhiri hidupnya.

Yulika ditemukan tergantung dengan sebuah selendang kain yang dikaitkan pada kayu atap dapur rumahnya, Rabu (3/8/2016).

Yulika nekat mengakhiri hidupnya tidak lama setelah ia menyuapi anak lelakinya.

Dari informasi yang dihimpun Surya.co.id, Yulika masih memberi makan anaknya pagi harinya.

Usai menyuapi sang anak, Yulika menitipkan anaknya ke tetangga sebelah rumah, Asmaniah.

Asmaniah curiga karena Yulika lama tidak menjemput anaknya, akhirnya ia berinisiatif mengantar anak Yulika pulang.

Namun alangkah kagetnya perempuan itu ketika melihat tetangganya telah tergantung pada sebuah selendang.

Asmaniah bergegas mencari suami Yulika yang sedang mencari barang rongsokan.
"Berusaha ditolong, tetapi ketika diturunkan, sudah meninggal dunia," ujar Kapolsek Gondanglegi Kompol Budi Hariyanto, Rabu (3/8/2016).

Budi menambahkan, Yulika tewas karena gantung diri berdasarkan pemeriksaan dokter.
Dokter dan polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan, murni karena gantung diri," tegas Budi.

Kesimpulan itu didapatkan ketika diketahui ada kotoran keluar dari dubur Yulika, dan keluar air liur dari mulutnya.

Bekas lebam hanya terlihat di lehernya bekas jeratan selendang. (Sri Wahyunik)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved