Breaking News:

Hanya Memakai Kutang, Siswi Lari 10 Kilometer Cari Pertolongan

LS kaget setelah siuman hanya berpakaian kutang. Sontak ia berlari sampai 10 kilometer sampai akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Kompas.com/ Shutterstock
Ilustrasi kekerasan terhadap anak 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, UNGARAN - LS, siswi sekolah menengah pertama di Kabupaten Semarang masih menjalani perawatan intensif di sebuah Rumah Sakit Ken Saras.

Ia menjadi korban pelecehan seksual dan penganiayaan segerombolan pria di pemancingan Jimbaran, Bandungan, belum lama ini.

"Kondisinya saat ini berangsur pulih, tapi masih sering melamun saat kami ajak bincang-bincang," ujar Humas Rumah Sakit Ken Saras, Elsih Listanti, Jumat (5/8/2016).

Berdasar rekam medis, LS menderita luka sobek di bibir, lebam di wajah, dan luka bekas cakaran di lengan sebelah kanan.

"Kami tidak berani mengatakan LS korban pelecehan seksual. Sebab, belum ada permintaan visum dari keluarga atau kepolisian. Secara fisik, tak ada luka bekas kekerasan di alat kelamin korban. Kami belum berani cek organ intim bagian dalam," beber dia.

Sementara dokter belum mengizinkan LS pulang ke rumah. Korban juga tidak mau ditemui orang lain, kecuali sang ibu dan petugas medis.

"Unit PPA Polres Semarang sudah datang ke sini menemui orangtua korban," ujar Elsih.

Cerita sang ibu, LS mulanya diajak teman pria ke pemancingan Jimbaran. Di sana teman prianya menyuguhkan teh yang sudah dicampur obat penenang untuk LS.

"Hingga akhirnya tak sadarkan diri," jelas Elsih.

Halaman
12
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved