Program Pangan Kabupaten Lingga Dibahas Lintas Kementerian

Rapat koordinasi penguatan cadangan pangan yang diadakan Kemenko Perekonomian itu, dihadiri ratusan peserta dari lintas kementerian

Program Pangan Kabupaten Lingga Dibahas Lintas Kementerian
Tribunnews.com/Istimewa
Bupati Lingga, Kepulauan Riau, H. Alias Wello, turun langsung ke sawah menyemangati masyarakat yang melakukan panen padi di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Program percepatan pengembangan komiditi pangan, khususnya beras yang digelorakan Bupati Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), H. Alias Wello, mendapat perhatian serius dari Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian.

Tak tanggung – tanggung, Asisten Deputi (Asdep) Peternakan dan Perikanan, Jafi Alzagladi dan Asisten Deputi Prasarana dan Sarana Pangan dan Pertanian, Ignatia Maria Honggowati, langsung turun ke lapangan melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi di bumi berjuluk “Bunda Tanah Melayu” itu.

“Setelah dua Asdep turun ke Lingga, kita langsung undang pak Bupati mempresentasikan potensi daerahnya, khususnya terkait pertanian, peternakan dan perikanan. Acaranya di kantor Kemenko Perekonomian, Jumat, (26/8),” ungkap Kepala Bidang Konsumsi dan Cadangan Pangan Kemenko Perekonomian, Indah Megawati di Jakarta, Minggu, (21/8/2016).

Menurut Indah, selain mengundang Bupati Lingga, Kemenko Perekonomian juga mengundang sejumlah kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan rapat koordinasi guna mendukung program percepatan pengembangan komoditi pangan di Lingga.

“Kita lihat Bupati Lingga ini concern sekali di bidang pangan. Bahkan, membangun sawah ratusan hektar untuk masyarakat dengan dana pribadi. Makanya, kita support dan kita koordinasikan dengan kementerian terkait untuk membantu Lingga,” katanya.

Adapun kementerian dan lembaga yang dipastikan hadir dalam rapat koordinasi dengan Bupati Lingga tersebut, yakni Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dan Bappenas.

“Ibu Musdhalifah Machmud (Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian - red), juga mengundang beberapa pengusaha di bidang peternakan dan perikanan untuk mendengarkan paparan dari Bupati Lingga,” jelasnya.

Bupati Lingga, H. Alias Wello yang dikonfirmasi terpisah menyatakan kesiapannya menghadiri undangan Kemenko Perekonomian tersebut. Ia mengaku sudah menerima undangan itu dan segera mempersiapkan data – data yang dibutuhkan dalam presentasi tersebut.

“Komitmen Lingga untuk berkontribusi dalam penguatan cadangan pangan nasional, khususnya di Kepri, tak perlu diragukan lagi. Ini bisa dilihat dari kerja – kerja nyata yang sudah kami lakukan setelah dilantik jadi Bupati Lingga, tanggal 17 Februari lalu. Meski tanpa dukungan dana APBD/APBN, Lingga bisa menjadi produsen beras,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Lingga, H. Alias Wello, juga diundang mengikuti acara rapat koordinasi penyempurnaan kebijakan di bidang pangan dalam rangka mendukung penguatan cadangan pangan menuju kemandirian pangan nasional di Hotel Mercure, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat, (5/8/2016).

Rapat koordinasi penguatan cadangan pangan yang diadakan Kemenko Perekonomian itu, dihadiri ratusan peserta dari lintas kementerian, Badan Urusan Logistik (Bulog), Badan Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian Provinsi se – Indonesia. Namun, rapat koordinasi tersebut terlihat istimewa karena hanya mengundang dua orang kepala daerah, yakni Bupati Lingga dan Bupati Landak, Kalimantan Barat.

Hadir sebagai pembicara dalam acara rapat koordinasi yang dikemas dalam bentuk seminar itu, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Bidang Perekonomian, Musdhalifah Machmud, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Gardjita Budi dan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Herman Khaeron.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved