Pintu Pos Jaga Terkunci dari Dalam, Warga Temukan Jasad Sang Penjaga Malam
Awi memperkirakan, darah yang keluar dari mulut korban disebabkan karena kebiasaan korban mencabut giginya sendiri.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Warga Jl Maluku dihebohkan dengan ditemukannya sesosok jasad laki-laki dalam keadaan tak bernyawa, Jumat (26/8/2016) sekitar pukul 15.05 WIB.
Jasad laki-laki itu terbaring di kasur di dalam pos ronda di tepi pertigaan Jl Maluku - Jl Halmahera II, Pontianak.
Temuan ini praktis membuat warga lainnya penasaran, dan memenuhi kawasan tersebut.
Salah seorang warga sekitar yang menyaksikan, Awi mengatakan jasad yang ditemukan tersebut dikenal bernama Samian (63), penjaga malam di kawasan tersebut sejak tahun 1980-an.
"Kami lihat, pintu terkunci dari dalam. Rupanya jasad sudah mengembang. Saya lihat dari sebelah sana, mulutnya sudah berdarah," ungkapnya saat ditemui di depan pos jaga, Jumat (26/8/2016).
Awi memperkirakan, darah yang keluar dari mulut korban disebabkan karena kebiasaan korban mencabut giginya sendiri.
"Mungkin darah dari kebiasaannya suka mencabut gigi sendiri," ucapnya.
Ia menuturkan, korban dikenal tak pernah mengeluhkan adanya sakit atau permasalahan kesehatan lainnya.
Selain itu, korban menurutnya selama ini selalu terlihat biasa saja tanpa menunjukkan kesulitan apapun kepada warga sekitar.
"Dia tidak pernah mengeluh, ndak ada uang, ndak makan, ndak pernah mengeluh. Paling kalau dia kurang tidur diusik, marah-marah, begitu saja. Ndak boleh ditegur, kami diam," terang Awi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jasad-laki-laki-di-pos-jaga_1_20160826_170140.jpg)