Sabtu, 30 Agustus 2025

Ledakan di Makassar

Ratusan Tabung Gas Berserakan di Lokasi Ledakan

"Kaca-kaca dan perabot rumahku saya hancur. Keras sekali dedakannya, seperti bom yang meledak"

Editor: Choirul Arifin
KOMPAS.COM/HENDRA CIPTO
Ruko yang terletak di Jalan Harimau, Makassar, Sulawesi Selatan sebagai sumber ledakan di malam takbiran Idul Adha, Minggu (11/9/2016) sekitar pukul 21.00 Wita. 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR- Hingga saat ini belum dapat dipastikan penyebab ledakan kuat yang terjadi di Jl Harimau, belakang Pasar Maricaya, Kota Makassar, Minggu (11/9/2016) sekitar pukul 21.00 Wita. Puluhan rumah dan toko rusak akibat ledakan tersebut.

Namun, pantauan di lokasi, ratusan tabung gas 3 kilogram dan puluhan tabung gas 15 kilogram berserakan. Salah satu ruko tersebut memang diketahui sebagai agen penjual tabung gas LPG.

"Kaca-kaca dan perabot rumahku saya hancur. Keras sekali dedakannya, seperti bom yang meledak," ujar Lisa (52), warga Jl Harimau, Minggu.

Ia belum mengetahui persis apa penyebab ledakan. Namun dia menduga, ledakan diduga akibat ledakan tabung gas.

Lisa mengatakan, puluhan ruko dan rumah warga rusak akibat ledakan tersebut. Pantauan di lokasi kejadian, sekitar 5 unit rumah rusak berat, 3 unit mobil rusak parah dan terbalik akibat ledakan tersebut. Sementara itu, ruko asal ledakan dindingnya rubuh.

Ada tiga orang korban luka yang dilarikan ke rumah sakit. Belum diketahui identitas para korban luka, namun mereka menderita luka-luka disekujur tubuhnya.

"Ada tiga orang pekerja di toko agen LPG ini. Dia langsung dibawa ke rumah sakit. Sekujur tubuhnya hancur," kata Lisa.

Sementara tiga orang lainnya terdiri dari dua anak-anak dan seorang wanita tua berhasil dievakuasi dari lantai 2 ruko.

Dua orang anak-anak dan seorang wanita tua yang terjebak di lantai dua ruko sebelah agen LPG itu baru dievakuasi setelah polisi datang.

Penulis: Hendra Cipto

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan