Ditahan Kejaksaan, Wisnu Wardana Baru Mau Masuk Mobil Tahanan Setelah Dipaksa Petugas

enyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim kesulitan menahan Wisnu Wardhana (WW), Kamis (6/10/2016) malam.

Ditahan Kejaksaan, Wisnu Wardana Baru Mau Masuk Mobil Tahanan Setelah Dipaksa Petugas
Surya/anas miftakudin
ARSIP - Mantan Ketua DPRD Surabaya, Wisnu Wardhana, menutup wajahnya saat keluar dari gedung Kejati Jatim usai diperiksa terkait hilangnya aset PT PWU Jatim, Senin (18/70. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim kesulitan menahan Wisnu Wardhana (WW), Kamis (6/10/2016) malam.

Penyidik harus melibatkan polisi untuk menahan mantan Manajer Aset PT Panca Wira Usaha (PWU) tersebut.

Informasi yang dihimpun SURYA.co.id, polisi datang ke Kejati sejak sore.

Mereka langsung naik ke ruang pemeriksaan WW. Mereka minta WW bersedia ditahan selama proses penelusuran dugaan korupsi di PT PWU.

Tapi WW yang juga mantan Ketua DPRD Surabaya itu bersikukuh tidak mau ditahan.

Dia mengemukakan berbagai alasan. Di antaranya tidak ada pengacara yang mendampingi selama pemeriksaan.

WW pun enggan membubuhkan tanda tangan di surat penahanannya.

Setelah gagal bernegosiasi, penyidik menyeret WW ke lantai satu. WW langsung dimasukkan ke mobil tahanan.

Tapi WW berusaha bertahan di pintu mobil tahanan, dan berusaha tidak mau masuk ke mobil.

Dia baru masuk mobil setelah petugas memaksanya. Bahkan ada petugas yang mendorong bahu WW agar segera masuk ke mobil tahanan.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved