Ibadah Haji 2016

Tiga Haji Pembawa Uang Rp 6 Miliar Masih Tertahan di Arab

Tiga haji asal Gresik yang membawa uang sebesar Rp 6 miliar lebih hingga kini belum pulang ke rumah dari Arab Saudi.

Tiga Haji Pembawa Uang Rp 6 Miliar Masih Tertahan di Arab
Capture Youtube
Tiga anggota jemaah haji Indonesia ditahan polisi bandara Madinah, Arab Saudi, karena kedapatan membawa uang Rp 5,4 miliar, sedangkan maksimal uang yang boleh dibawa jemaah adalah 60.000 Riyal atau Rp 208 juta. KOMPAS TV 

Laporan Wartawan Surya, Sugiyono

SURYA.CO.ID, GRESIK – Tiga haji asal Kabupaten Gresik yang membawa uang sebesar Rp 6 miliar lebih hingga kini belum pulang ke rumah dari Arab Saudi.

"Saya belum dapat kabar kapan pulangnya. Yang jelas menunggu kursi kosong dari kloter lain dan kalau bisa tidak jauh dari Jawa Timur," ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, Haris Hasanuddin, Senin (10/10/2016).

Ketiga haji, yaitu Ansharul Adhim Abdullah (47), Sri Wahyuni Rahayu (36), istri Ansharul. Keduanya warga Desa Tebaloan, Duduksampeyan. Sementara Rochmat Kanapi Podo (58), warga Dusun Betiring, Desa Banjarsari, Cerme. Mereka menjadi tanggung jawab panitia haji nasional.

"Kabarnya masih menunggu kursi kosong. Buktinya sampai sekarang kabarnya masih di sana dan belum pulang,” Haris menambahkan.

Seluruh anggota jemaah haji asal Kabupaten Gresik sudah pulang ke Tanah Air pada Selasa (4/10/2016), kecuali tiga orang tersebut di atas yang kini masih tertahan di Arab Saudi.

"Informasi yang saya terima dari telepon, kabarnya sudah tidak ada masalah, tinggal menunggu ada kursi kosong untuk perjalanan ke tanah air,” ucap dia.

Haris menambahkan sebagian uang Rp 6 miliar yang sudah terlanjur terbawa ke Indonesia tetap diserahkan ke pihak Bea Cukai sehingga tidak menyalahi aturan.

“Di bandara itu hak perogatif Bea Cukai untuk menyelidiki barang bawaan yang dilarang, termasuk larangan membawa air zam-zam berlebihan," kata Dia.

“Apalagi ini soal uang. Daripada harus mengirim melalui bank dan harus kena pajak, lebih baik dibawa sendiri dari Tanah Suci. Ternyata diketahui Bea Cukai dan dilarang,” kata dia.

Asmaul Hadi mengakui tetangganya, Ansharul, belum pulang ke rumah. “Belum pulang. Hanya menunggu saja sambil ngobrol-ngobrol di depan rumah,” kata Asmaul.

Editor: Y Gustaman
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved