Tertangkap di Balikpapan, Jagal asal Barru Didoakan Hukuman Mati

Ia juga merasa senang akhirnya kepala korban telah ditemukan di belakang kandang ternak milik pelaku di Mallawa Kelurahan Mallawa

Tertangkap di Balikpapan, Jagal asal Barru Didoakan Hukuman Mati
TRIBUN TIMUR/IRAMAYANSARI
Ribuan warga Mallusetasi mengamuk dan mehancurkan rumah S, pria yang diduga sebagai pembunuh Ohara. Warga membakar rumah S di 3 tempat berbeda, Minggu (9/10/2016) kemarin. 

TRIBUNNEWS.COM, BARRU -- Adik korban pembunuhan sadis Muh Arti nalias Ohara, Muh Yasin mengaku sangat lega pelaku pembunuh kakaknya telah dilumpuhkan oleh polisi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (15/10/2016) tadi malam.

Ia juga merasa senang akhirnya kepala korban telah ditemukan di belakang kandang ternak milik pelaku di Mallawa Kelurahan Mallawa, Minggu (16/10/2016) tadi pagi.

Yasin berharap tersangka pembunuh Ohara, Sadikin bisa diberikan hukuman yang setimpal.

"Hukuman yang setimpal itu hukuman mati," kata Yasin ke TribunBarru.com saat ditemui di Mapolres Barru, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Barru.

Kini kepala Ohara telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk diotopsi.

Usai itu, kepala Ohara rencana akan dikuburkan bersama tubuhnya oleh keluarga.

Sebelumnya mayat Ohara ditemukan tanpa kepala terkubur sedalam 30 cm di belakang kandang ternak milik warga di Mallawa, Kecamatan Mallusetasi, Kamis (22/9/2016 ) lalu.

Sementara Sadikin ditangkap di Balikpapan Kalimantan Timur, Sabtu (15/10/2016) tadi malam oleh Tim gabungan Polres Barru dan Polda Sulsel. (Ira Irmayansari)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved