Breaking News:

Penangkapan Terduga Teroris

Terduga Teroris Magetan Diboyong ke Jakarta

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap seorang terduga teroris di Jalan Mayjen S Parman, Kabupaten Magetan, Selasa (25/10/2016).

zoom-inlihat foto Terduga Teroris Magetan Diboyong ke Jakarta
tribunnews/dany permana
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNNEWS.COM, SOLO -Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 menangkap seorang terduga teroris di Jalan Mayjen S Parman, Kabupaten Magetan, Selasa (25/10/2016).

Bersama Brimob Polda Jateng, Inafis serta anggota Reskrim Polresta Solo, terduga teroris tersebut adalah Gatot Witono alias Sabarno (48) yang merupakan anggota Jamaah Islamiyyah.

"Tersangka ini masuk dalam daftar pencarian orang dan ditangkap pada hari Selasa pukul 07.00 seusai mengantarkan anaknya ke sekolah," ujar Kapolresta Solo, Kombes Pol Ahmad Luthfi, Rabu (26/10/2016).

Usai Gatot Witono ditangkap, tim tersebut didampingi ketua RT/RW melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Jalan Hasanudin, Selosari, Magetan, dimana saat itu terdapat istri Gatot.

Penggeledahan ini berlangsung dari pukul 07.00 WIB hingga 10.20 WIB dipimpin AKBP Henik M anggota Dansat Gegana Unit I Brimob Polda Jateng.

Usai penggeledahan, tim membawa sejumlah barang dari rumah tersangka yakni satu set komputer dan CPU, 16 buah senjata tajam terdiri dari dua pedang, dua clurit, lima pisau lempar, tujuh pisau tentara.

Selain itu, aparat juga mengamankan dua buah rompi, tiga buah buku tabungan, lima buah telepon seluler (ponsel), kalsium, arang, bahan alumunium, sebuah walkman, tiga buah kaset, enam buah potongan paralon, paku dan sebuah korek api, delapan buah baterai jam dinding, potongan kabel, isolasi plastik serta kaset dan enam buku panduan jihad.

Kapolresta mengatakan pihaknya hanya membantu tim Densus 88 untuk melakukan penangkapan dan penahanan.

Terkait keberadaan Gatot, Kapolresta memaparkan jika saat ini pelaku sudah dibawa ke Jakarta.

"Kami hanya backup. Pelaku memang sempat dibawa ke Solo tetapi langsung menuju ke bandara dan diterbangkan ke Jakarta. Terkait keterlibatan pelaku dalam peristiwa atau aksi terorisme biar Mabes Polri yang menjelaskannya," tandasnya. (*)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved