Polisi Gerebek Dinas PPO Mabar Terkait Pungli Kenaikan Pangkat Guru
Puluhan anggota polisi dari Polres Manggarai Barat (Mabar), menggerebek ruangan Sekretariat Tata Usaha di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO)
Laporan Wartawan Pos Kupang, Servan Mammilianus
TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO -Puluhan anggota polisi dari Polres Manggarai Barat (Mabar), menggerebek ruangan Sekretariat Tata Usaha di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Mabar, Kamis (3/11/2016).
Penggerebekan itu berkaitan dengan dugaan adanya pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh seorang staf di ruangan itu berinisial ST kepada para guru yang mengurus kenaikan pangkat.
"Banyak polisi yang datang dan langsung ke lantai dua, tepatnya di sekretariat tata usaha. Kedatangan polisi berkaitan dengan informasi adanya pungli yang dilakukan oleh staf kepada para guru yang mengurus kenaikan pangkat. Saya sendiri tidak tahu persis tentang itu," kata Kepala Dinas PPO Mabar, Marthen Magol, saat dikonfirmasi Pos Kupang, Kamis (3/11/2016).
Dikatakannya, pungutan yang dilakukan oknum stafnya itu memang tidak sesuai dengan aturan yang ada.
Dia mengatakan, tidak tahu persis berapa uang yang diminta oleh oknum stafnya itu kepada para guru dan sejak kapan praktek pungli itu dilakukan.
Informasi yang dihimpun Pos Kupang, polisi berhasil mengamankan sejumlah uang pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000.
Selain itu, sekitar lima orang oknum staf Dinas PPO Mabar di ruangan tersebut dibawa ke Kantor Polres Mabar untuk dimintai keterangan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-pungli_20161102_180128.jpg)