Sipir Jadi Tersangka Kaburnya Tahanan Narkoba LP Lhokseumawe

Pria asal Lhokseumawe itu kabur setelah dikeluarkan oleh seorang petugas (sipir) LP tanpa diketahui/izin pimpinan tertinggi LP Kelas II Lhokseumawe

zoom-inlihat foto Sipir Jadi Tersangka  Kaburnya Tahanan Narkoba LP Lhokseumawe
bisnis-kti.com
ilustrasi

TRIBUNNNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe, Jumat (4/11), menetapkan seorang sipir Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II Lhokseumawe berinisial Zu, sebagai tersangka kaburnya Zulfikar, narapidana (napi) kasus narkoba dari LP tersebut. '

Penyidik juga sudah melayangkan surat panggilan kepada Zu untuk dimintai keterangannya.

“Tersangka Zu akan datang ke Polres untuk dimintai keterangan sebagai tersangka hari Senin tanggal 7 November,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim AKP Yasir SE, kepada Serambi, Sabtu (5/11/2016).

Untuk diketahui, Zulfikar (33), narapidana kasus narkoba dilaporkan kabur dari LP Kelas II Lhokseumawe, Sabtu 15 Oktober 2016, sekitar pukul 21.00 WIB.

Pria asal Lhokseumawe itu kabur setelah dikeluarkan oleh seorang petugas (sipir) LP tanpa diketahui/izin pimpinan tertinggi LP Kelas II Lhokseumawe.

Zulfikar divonis sembilan tahun penjara dan telah menjalani masa hukuman selama tiga tahun.

Awalnya Zulfikar ditahan di Rumah Tahanan Negara Medan, Sumatera Utara, namun sekitar delapan bulan lalu dipindahkan ke LP Kelas II Lhokseumawe.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Yasir menjelaskan, dalam menindaklanjuti perkara ini, pihaknya telah memeriksa empat sipir yang piket pada malam kaburnya napi tersebut dari LP.

Dua sipir yang piket di pintu utama dan dua sipir yang piket di pintu dalam LP.

Dari keterangan sejumlah saksi, pihaknya menetapkan satu sipir yang diduga kuat sebagai petugas yang mengeluarkan Zulfikar.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved