Jumat, 8 Mei 2026

Pegawai Pemkab Maros Dibacok di Kompleks Perkantoran, Rp 300 Juta Raib

Pelaku yang berboncengan dengan mengendarai satu unit motor, berhasil menggasak uang Rp 300 juta yang dipegang oleh korban.

Tayang:
Editor: Wahid Nurdin

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUNNEWS.COM, MAROS - Seorang PNS Pemkab Maros yang juga bendahara KONI Maros, Rahim (38) dirampok saat melintas di depan Dinas Kesehatan di kompleks perkantoran Bupati Maros, Jumat (11/11/2016) sore.

Pelaku yang berboncengan dengan mengendarai satu unit motor, berhasil menggasak uang Rp 300 juta yang dipegang oleh korban.

Rahim mengaku ditebas dua kali dengan menggunakan sebilah parang dan mengenai bagian punggung dan paha korban.

Setelah itu, korban jatuh dan bercucuran darah.

"Saat saya jatuh, kebetulan ada seorang staf BPBD Maros melintas dan melihat saya terkapar dan bersimbah darah. Staf tersebut lalu melarikan saya ke rumah sakit Salewangang," katanya saat ditemui di rumah sakit Salewangang.

Korban yang merupakan warga Dusun Bugis Lingkungan Kadieng, Kecamatan Mandai ini, melanjutkan, kondisi di sekitar lokasi memang sudah sepi, karena pegawai sudah pulang kantor.

Korban dari rumahnya dan menuju ke kantor Dispori untuk membawakan sebagian uang tersebut.

Lalu sisanya juga akan diberikan ke cabang olahraga di Maros. Namun kantor Dispori sudah tutup, dia bergegas ke kantor KONI, saat itu dia ditebas.

"Ada dua pelaku dan langsung memepet saya hingga saya berhenti. Seorang pelaku  mengenakan baju garis putih langsung merampas tas saya. Tapi saya melawan, itu pelaku yang standby di atas motor langsung mengayunkan parang ke arah badan dan kena punggung saya," katanya.

Meski sudah disabet dan kesakitan, korban tetap masih berusaha mempertahankan tasnya.

Namun usahanya tersebut gagal. Pelaku kemudian menyabet paha korban sepanjang lima sentimeter.

Motor yang dikendarai korban tidak dirampas pelaku.

Sekitar pukul 16.00 wita, korban kemudian dirujuk ke RS Wahidin Makassar untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Kapolsek Turikale AKP Abdul Rasjak membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya sudah mendatangi TKP dan RSUD untuk mengambil keterangan korban. Kasus tersebut sementara penyelidikan.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved