Breaking News:

Wadan Yon Satpol PP Dimaki-maki Warga Bantaran Rel Glugur

Oleh ibu-ibu penolak gusuran atau penertiban di bantaran rel Glugur, Albert sempat dianggap mengejek ibu-ibu yang menangis

Tribun Medan/Array Anarcho
Melda Simbolon, warga bantaran rel kawasan Glugur, Medan Barat mengamuk saat petugas merubuhkan rumah di lokasi penertiban. Melda mengaku siap mati untuk mempertahankan rumahnya, Rabu (23/11/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Medan Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Wakil Komandan Bataliyon Satuan Polisi Pamong Praja (Wadan Yon Satpol PP) Kota Medan, Albert M Samosir dimaki-maki warga bantaran rel Glugur, Medan Barat.

Pasalnya, Albert sempat dianggap mengejek ibu-ibu yang menangis di lokasi penertiban.

"Binatang kau memang. Kau-kau aja yang mengejek kami. Sini kau binatang, jangan berdiri di sana aja kau," teriak Melda sembari menangis, Rabu (23/11/2016).

Meski dimaki-maki, Albert yang awalnya berdiri di atas eskavator sempat melambaikan tangan ke arah warga sehingga memancing emosi.

"Kau-kau aja yang mengejek kami ya, binatang. Sini kau kalau berani. Jangan berlindung di balik anggotamu," teriak Melda.

Sangkin kesalnya, seorang wanita paruh baya sempat mengambil batu sebesar kepalan tangan orang dewasa.

Wanita tersebut berusaha melempar Albert, namun dihalangi.

"Jangan dilempar bu. Tenang bu. Biar kami yang nasehati. Mohon jangan dilempar ya," ungkap salah seorang petugas kepolisian kepada warga.

Karena dianggap memancing kegaduhan, Albert yang berdiri di atas eskavator kemudian turun. Ia kemudian pergi dari hadapan warga. (ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved