Breaking News:

Gerakan Literasi Makassar Pecahkan Rekor Muri

Gerakan Literasi Makassar yang berlangsung di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan, berhasil memecahkan rekor Muri.

Tribun Timur/Fahrizal Syam
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menerima rekor Muri bertalian dengan Gerakan Literasi Makassar di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/12/2016). Gerakan ini untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional bertema Dedikasi Makassar untuk Saudaraku para Tunanetra. TRIBUN TIMUR/FAHRIZAL SYAM 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gerakan Literasi Makassar yang berlangsung di Lapangan Karebosi,  Makassar, Sulawesi Selatan, berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia, Sabtu (3/12/2016).

Rekor yang dipecahkan yaitu pengetikan ulang buku terbanyak dalam perpustakaan digital untuk dikonversikan ke huruf braille bagi tunanetra.

Piagam rekor Muri tersebut diserahkan perwakilan Muri kepada Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.

Danny bersyukur dengan rekor Muri yang berhasil dipecahkan, namun ia menilai bukan itu tujuan utama dari gerakan literasi tersebut.

"Alhamdulillah dapat rekor Muri, tapi sebenarnya itu bukan tujuan utama. Kita ingin mengembangkan budaya literasi di Makassar dan membantu saudara-saudara kita penyandang disabilitas," kata Danny.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional dengan mengangkat tema 'Dedikasi Makassar untuk Saudaraku para Tunanetra.'

Dalam acara ini, dihadiri 50 ribu relawan yang mengetik ulang 50 ribu buku, yang akan dikonversi secara digital ke dalam huruf braille.

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved