Hanya karena Uang Rp 20 Ribu Suami-Istri Saling Laporkan ke Polisi, Ini Cerita Lengkapnya

Empat tahun berumah tangga hingga dikaruniai dua orang anak, pecah akibat persoalan sepele.

Hanya karena Uang Rp 20 Ribu Suami-Istri Saling Laporkan ke Polisi, Ini Cerita Lengkapnya
Picture Alliance/ ZB
Ilustrasi kekerasan pada anak. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Empat tahun berumah tangga hingga dikaruniai dua orang anak, pecah akibat persoalan sepele.

Pasangan suami-istri, Ali Pulungan (35) warga Jalan Kapten Zein Hamid, Lorong Buntu, Kecamatan Johor dan Desi Siregar (31), diketahui saling lapor ke polisi.

Menurut Ali yang sehari-hari bekerja sebagai penarik becak, dia melapor ke polisi karena telah dianiaya Desi.

Waktu itu dia sedang tidur di ruang tamu rumah neneknya di Lorong Tanjung, Desa Kedai Durian, Deli Tua, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Istrinya datang langsung marah-marah kemudian memukulkan helm ke kepalanya sebanyak dua kali.

"Aku lagi tidur, tak dengar apa kata istriku. Tiba-tiba kepalaku dipukul pakai helm. Sakit sekali kepalaku, sampai pingsan aku," kata Ali, Sabtu (3/12/2016).

Sementara menurut Desi, cekcok terjadi karena uang Rp 20.000.

Pasalnya, sejak dirinya berjualan keripik, suaminya tak pernah lagi memberi nafkah untuk kebutuhan dapur dan anak-anak.

"Uang menarik becak dihabiskannya untuk dirinya sendiri, foya-foya dia," kata Desi dengan emosi di hadapan petugas Polsek Deli Tua.

Minggu lalu, lanjut Desi, suaminya meminjam uang Rp 40.000. Tapi saat mengembalikan utangnya, hanya Rp 20.000.

Dia lalu menagih sisa utang namun Ali menjawab dengan emosi.

"Aku dipukuli, tanganku digigitnya," ucap Desi.

Kanit Reskrim Polsek Deli Tua Iptu Jonathan Hutagalung membenarkan masuknya pengaduan kedua pasutri itu.

"Kami sedang coba memediasi keduanya," kata Jonathan. (Kompas.com/Mei Leandha)

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved