Breaking News:

Natal 2016

Polrestabes Medan Buru Preman Pemeras Jelang Natal dan Tahun Baru

Polrestabes Medan bakal menyikat organisasi kepemudaan dan para preman yang mengutip uang melalui proposal jelang Natal dan Tahun Baru.

Tribun Medan/Array A Argus
Kapolrestabes Medan, Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto, memberikan pengarahan kepada 350 preman yang terjaring razia Operasi Pekat. Kebanyakan yang diamankan merupakan juru parkir dan tidak memiliki identitas, Selasa (6/12/2016) sore. TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Jelang Natal dan Tahun Baru sejumlah preman kerap mengutip uang dengan modus melayangkan proposal untuk kegiatan.

Kapolrestabes Medan Kombes Mardiaz Kusin Dwihananto mengingatkan masyarakat tidak memberikan uang proposal kepada preman yang kerap melakukan kutipan.

"Menjelang Natal biasanya banyak beredar kuitansi dan proposal yang disampaikan sejumlah preman untuk melakukan pengutipan uang. Kami mengharapkan masyarakat jangan mau memberi, dan jangan takut untuk melapor," kata Mardiaz, Selasa (6/12/2016).

Polrestabes Medan akan bergerak cepat untuk menangkap para preman yang memaksa warga memberikan uang. Mardiaz berjanji pemeras akan diproses hingga pengadilan.

"Kami tidak akan main-main dan akan membawa para pelaku guna diproses ke pengadilan. Silahkan melapor jika ada preman yang memaksa meminta uang," Mardiaz menegaskan.

Sebanyak 350 preman dan juru parkir yang meminta uang lebih dari ketentuan diamankan. Banyak dari mereka yang diamankan merupakan anggota organisasi kepemudaan.

"Selain melakukan pengutipan dengan kuitansi, banyak juga dari mereka ini yang kerap memeras para pedagang. Sekali lagi, mohon segera melapor jika mengalami pemerasan," kata Mardiaz.

Penulis: Array Anarcho
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved