Breaking News:

Sosialisasi Bahaya Radikalisme, Bhabinkamtibmas Polres Padang Panjang Sasar Pengemudi Ojek

Riwayat terorisme pernah tercatat di Padang Panjang. Asmar Sani, pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriot (2003) itu, berasal dari Padang Panjang.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, PADANG PANJANG - ‎Pangalan ojek turut jadi sasaran Bhabinkamtibnas untuk sosialisasikan bahaya radikalisme di wilayah Polres Padang Panjang, Sumatera Barat.

Satu di antara pangkalan ojek yang disambangi Bhabinkamtibnas Polres Padang Panjang di libur long weekend ini adalah pangkalan ojek Pelangi, samping rel kereta api. Letaknya tidak terlalu jauh dari polres tersebut.

Pengemudi ojek yang tengah menunggu penumpang itu, menyambut baik sosialisasi tersebut. 

Paparan soal bahaya radikalisme dimulai dari penjelasan singkat mengenai radikalisme hingga bahayanya. Terakhir, dijelaskan pula soal upaya pencegahan.

"Jadi, bapak-bapak semua sampaikan ke rumah, tetangga dan family‎ bahwa paham radikal itu dilarang, bahaya. Kalau ditemukan ada kelompok radikal, segera informasikan ke RT atau kami," imbuh seorang anggota.

Untuk diketahui, keberadaan kelompok radikal di wilayah hukum Polres Padang Panjang menjadi perhatian Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval‎.

"Dulu terdeteksi ada kelompok radikal di Batipuh Selatan. Kemudian yang bersangkutan sudah diusir ke Sepuluh Koto. Tapi kami tetap memantau pergerakan kelompok ini," kata Cepi di Polres Padang Panjang.

Sehingga untuk menangkap embrio gerakan radikal di wilayahnya, Polres Padang Panjang melakukan pendekatan agama dan merangkul para tokoh masyarakat untuk memerangi radikalisme.

"Kami selalu melakukan yasinan keliling dan jumatan keliling. Setelah shalat jumat, kami sampaikan imbauan kamtibmas ke masyarakat," ujar Cepi.

Cepi melanjutkan riwayat terorisme juga pernah tercatat di Padang Panjang. Asmar Sani, pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriot pada 2003 itu, berasal dari Padang Panjang.

Polres Padang Panjang memang memaksimalkan peran Bhabinkatibnas yang bertugas memantau dan bersilaturahmi ke rumah warga di lingkungan tugasnya.

Selain itu, tambah Cepi, anggota melakukan pembinan dan mensosialisasikan antiradikalisme.(*)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved