Penyerangan Siswa SDN 1 Sabu Barat

Kasus Penusukan Bocah SD, Ratusan TNI dan Polisi Dikerahkan ke Sabu Raijua

Ratusan aparat gabungan dari TNI Angkatan Darat dan polisi dikerahkan untuk mengamankan situasi di Kabupaten Sabu Raijua

Kasus Penusukan Bocah SD, Ratusan TNI dan Polisi Dikerahkan ke Sabu Raijua
Capture Youtube
Akibat penikaman membabi buta yang dilakukan pelaku di kelas V dan kelas VI SD Negeri 1 Sabu, Kabupaten Sabu Raijua, ribuan massa keluar rumah dan mencari tersangka pelaku. 

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Ratusan aparat gabungan dari TNI Angkatan Darat dan polisi dikerahkan untuk mengamankan situasi di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa tenggara Timur (NTT), pasca-penyerangan yang melukai tujuh orang siswa kelas V SDN 1 Sabu Barat, Kecamatan Sabu Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah NTT, Jules Abraham Abast kepada Kompas.com, Selasa (13/12/2016) malam, mengatakan, aparat gabungan yang dikirim tersebut berasal dari Korem 161 Wira Sakti Kupang, Brimob Polda NTT dan Polres Kupang.

“Ratusan aparat gabungan itu sedang dipersiapkan di pelabuhan untuk diterjunkan ke lokasi. Mereka menggunakan kapal laut dan saat ini berada di Pelabuhan Bolok Kupang,” kata Jules.

Menurut Jules, ratusan personel gabungan itu belum bisa diberangkatkan karena kondisi laut yang bergelombang akibat cuaca buruk, sehingga masih harus menunggu izin berlayar dari instansi terkait.

”Sebenarnya sudah bisa berlayar tadi sore, tapi karena sitasi laut lagi belum memungkinkan maka masih menunggu,” terangnya.

Jules mengaku, kendala utama menuju lokasi di Kabupaten Sabu Raijua, yakni angkutan umum sehingga satu-satunya yang dilakukan adalah melalui jalur laut.(Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere)

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved