Breaking News:

Roman Bawa Narkoba Jenis Hashsish 3 Kg Dalam Kemasan Pasta Gigi

Roman yang berasal dari Rusia tersebut diamankan di terminal kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Laporan Reporter Video Tribun, Zaenal Nur Arifin

TRIBUNNEWS.COM, MANGUPURA – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai ( KPPBC) Tipe Madya Ngurah Rai, berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis hashish atau sari tanaman ganja.

Barang haram tersebut dibawa Roman Kalashnikov pada Minggu 11 Desember 2016.

Roman yang berasal dari Rusia tersebut diamankan di terminal kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Saat melewati X-Ray, isi koper Roman mencurigakan dan diduga membawa narkotika.

“Jadi modusnya adalah hashish ini dijadikan pasta lalu dikemas dalam dikemasan pasta gigi. Sudah merupakan terorganisir memang benar-benar kita ketahui extraordinary atau sudah disiapkan,” jelas Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai ( KPPBC) Tipe Madya Ngurah Rai, Budi Hardjanto, Rabu (14/12/2016) kepada awak media.

Ia menambahkan semuanya sudah disiapkan rapi guna mengelabui petugas di Bandara.

“Untuk tahun ini terbesar dalam kuantitas tangkapannya. Yaitu hamper 3 kilogram,” tutur Budi.

Lebih lanjut Budi menyampaikan barang ini didapatkan oleh pelaku dibeli di Nepal dan khusus untuk diedarkan di Bali jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Sebanyak 27 kemasan pasta gigi berisikan hashish dengan berat bruto 2,999 gram.

Roman kali kedua di Bali, dimana pertama kalinya adalah sekira bulan Oktober ke Bali guna melakukan observasi.

Dari Bali menurut pengakuan pelaku ia langsung ke Nepal dan ke Bali lagi pada 11 Desember 2016 itu.

Dengan menumpang pesawat Malindo Air OD 306 dari Kuala Lumpur ke Denpasar tiba sekira pukul 15.30 Wita.

Roman Kalashnikov melanggar pasal 102 huruf e UU No 17/2006 tentang Kepabeanan dan pasal 113 ayat (2) UU No. 35/2009 tentang Narkotika.

Ia diancam dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. (*)

Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved