Breaking News:

Lihat Rekonstruksi Pembunuhan, Keluarga Korban Menangis Histeris

Rekonstruksi kasus penganiayaan yang membuat nyawa Djohan Arifin (38), asal Sidosermo Gang Langgar Surabaya meninggal, juga dihadiri keluarga korban,

Wartawan Surya, Fatkhul Alami melaporkan

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Rekonstruksi kasus penganiayaan yang membuat nyawa Djohan Arifin (38), asal Sidosermo Gang Langgar Surabaya meninggal, juga dihadiri keluarga korban, Minggu (15/1/2017).

Keluarga korban menyaksikan langsung jalannya rekonstruksi penganiayaan yang digelar Unit Resmob Polrestabes Surabaya.

Begitu, dua tersangka Ramadhan alias Untung (53) dan Farid Maulana (26) keluar cafe SO Jl Kayon Surabaya guna melanjutkan rekonstruksi di luar ruangan, keluarga Arifin alias Ipin emosi.

Para keluarga dan kerabat korban berteriak-teriak ke tersangka. Selain itu ada keluarga korban yang menangis histeris menyaksikan bagaimana rekonstruksi penganiyaan yang dilakukan tersangka ke korban.

"Apa salah kakak saya sampai dibunuh. Sangat kejam mereka (tersangka) memperlakukan kakak saya," teriak Wijiastuti, adik korban sambil menangis histeris tidak jauh dari lokasi rekonstruksi.

Astuti meminta supaya petugas menghukum tersangka dengan seberat-beratnya karena sudah membuat nyawa kakaknya meninggal.

"Saya juga meminta polisi bisa menangkap semua pelaku yang belum tertangkap," pinta Astuti sambil menangis.

Emosi juga tidak bisa ditahan Joko Waluyo. Kakak korban itu terus berteriak saat melihat para tersangka melakukan rekonstruksi bagaimana menganiaya korban.

"Saya tidak terima adik saya diperlakukan semena-mena hingga meninggal. Saya dan keluarga minta keadilan," teriak Joko.

Melihat keluarga korban emosi dan menangis histeris, polisi berusaha menenangkan. Polisi berjanji melakukan penyidikan secara maksimal dan menjerat tersangka dengan pasal yang tepat.

Diberitakan. sebelumnya, Arifin yang merupakan warga asal Sidosermo Gang Langgar Surabaya ditemukan tewas di sungai Kalimas dekat Taman Prestasi, Senin (2/1/2017) lalu. Korban ternyata tewas akibat dikeroyok di cafe SO Jl Kayon Surabaya.

Editor: Samuel Febrianto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved