Breaking News:

Polisi Beberkan Komposisi Miras Maut yang Renggut Nyawa Warga di Bantul

Satu di antara bahan pembuatan minuman keras itu, yakni alkohol dengan kandungan 90 persen.

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hendra Krisdian

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Jajaran Polres Bantul bergerak cepat mengungkap kasus miras oplosan maut yang telah merenggut lima nyawa warga.

Polisi mengamankan Sumantoro yang kemudian ditetapkan menjadi tersangka.

Saat melakukan penggerebekan, polisi memang tidak berhasil mendapatkan barang bukti. Namun, polisi menemukan sejumlah botol bekas air mineral. Dari salah satu botol tersebut mereka mendapati miras sisa oplosan.

Sumantoro pun akhirnya tidak bisa mengelak dari petugas dan selanjutnya digiring ke Polres Bantul guna proses penyidikan.

“Kami mengamankan 15 botol air mineral ukuran 1,5 liter dan 297 gelas torpedo kosong yang disembunyikan di belakang rumah," ucap Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo.

Dari botol-botol itu, lanjut dia, petugas menemukan ada miras sisa. Miras sisa inilah yang dibawa ke laboratorium forensik di Semarang.

Dari keterangan Sumantoro, miras oplosannya itu komposisinya satu liter alkohol dengan kandungan 90 persen. Kemudian ditambah 7,5 liter air mineral. Dari setiap satu liter miras yang dioplos masih ditambah 400 mililiter torpedo.

Berdasarkan keterangan tersangka ke penyidik, dia membeli satu liter alkohol senilai Rp 75 ribu, satu gelas torpedo Rp 1000, dan satu galon air mineral Rp 16 ribu.(*)

Editor: Willem Jonata
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved