Breaking News:

Enam Pengedar dan Kurir Sabu Diamankan Polsek Genteng, Satu Diantaranya Wanita

Mereka terjaring dalam operasi yang dilegar Unit Resmrim Polsek Genteng di berbagai tempat selama dua minggu

net/google
Ilustrasi sabu 

Laporan Wartawan Surya Fatkul Alamy

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Polsek Genteng Surabaya terus berusaha memerangi penyalahgunaan narkoba. Kali ini, sebanyak enam tersangka ditangkap dan dijebloskan ke sel tahanan lantaran penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Dari enam tersangka yang ditangkap Polsek Genteng, satu diantaranya seorang perempuan, yakni Yayuk Ikawati, warga asal Jl Kedondong Kidul Surabaya.

Sedangkan lima tersangka lainnya yang kini mendekam di tahanan, yakni
M Rendy, warga Pasir Ukir Lampung Tengah, Nurul Asikin, asal Jl Pulo Wonokromo Surabaya, Choirul, warga Pagesangan Surabaya, dan Bambang, warga Jl Jojoran Surabaya.

Mereka terjaring dalam operasi yang dilegar Unit Resmrim Polsek Genteng di berbagai tempat selama dua minggu.

Baca: Narkoba Diblender, Miras dan Ponsel Dilindas Alat Berat, Senjata Api Dipotong-potong

Kapolsek Genteng Polrestabes Surabaya Kompol Wahyu Endrajaya didampingi Panit Reskrim Ipda Sutrisno menutirkan, enam tersangka yang diringkus merupakan pengedar, kurir sekaligus pemakai.

"Para tersangka terjaring dalam operasi bersandi tumpas narkoba yang kami gelar. Kami akan terus melakukan operasi penyalahgunaan narkoba. Masyarakat yang mempunya informasi soal peredaraan narkoba silahkan lapor ke kami," kata Wahyu, Kamis (16/2/2017).

Dari tangan enam tersangka yang ditangkap, polisi menyita sabu sebanyak 7,15 gram, seperangkat alat hisap, satu unit handphone, dan uang tunai Rp 1.150.000 sebagai barang bukti.

Wahyu menuturkan, keenam tersangka yang dirngkus terus dimintai keterangan guna bagan pengembangan. Para tersangka memiliki jaringan narkoba yang belum tertangkap.

"Kami berkomitmen melakukan pembrantasan penyalahgunaan narkoba," ucap Wahyu.

Baca: Selipkan Sabu-sabu di BH, Janda 45 Tahun Ini Selundupkan Narkoba ke Dalam Lapas

 Tersangka Yayuk Ikawati mengaku, dirinya belum ada satu tahun memakai sabu. Ia terjerumus menjadi pemakai karena ajakan  teman.

"Pertama memakai (sabu) karena ikut-ikutan, tapi tiak bisa menghentikan. Biasanya menggunakan sabu dengan teman-temannya," tutur Yayuk.

Keenam tersangka oleh polisi bakal dijerat pasal 112 ayat (1) dengan ancaman pidana paling singkat empat tahun penjara.

Jika lima tersangka pria ditahan di sel tahanan Polsek Genteng, Yayuk Ikawati dititipkan di Mapolrestabes Surabaya, dikarenakan Polsek Genteng tidak memiliki sel tahanan khusus wanita.

Berita Populer
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved