Breaking News:

Warga Terdampak Banjir Brebes Gendong Kambing dan Bawang Merah

Akibat luapan air Sungai Pemali di Kabupaten Brebes, warga terdampak banjir harus menyelamatkan bawang merah hasil panen dan kambingnya.

Editor: Y Gustaman
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Warga Desa Salam menggendong kambing dari banjir luapan air Sungai Pemali, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Kamis (16/2/2017). TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Sejumlah desa di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terendam banjir hingga ketinggian satu meter lebih pada Kamis (16/2/2017).

Banjir akibat luapan air Sungai Pemali. Tanggul sungai yang kurang tinggi tidak bisa menahan air kiriman dari daerah hulu atau wilayah Brebes selatan.

Hujan turun lebat di hulu Sungai Pemali sejak Rabu (15/2/2017) sore hingga malam.

Berdasarkan pantauan Tribun Jateng, banjir terjadi di Desa Pulosari, Kecamatan Brebes, dan Desa Sidamulya, Salam, Jagalempeni, Lengkong, Wanasari di Kecamatan Wanasari.

Sejumlah warga mengamankan harta bendanya. Warga yang merupakan petani bawang mengevakuasi bawang hasil panennya.

"Takut terendam air. Jadi ditempatkan di tempat tinggi," kata Ubaidillah (41), warga Desa Salam, sambil mengangkut bawang merah hasil panen kepada Tribun Jateng.

Ia telah menyusun tempat susun berukuran tinggi dari bambu untuk menyelamatkan bawang merah hasil panennya agar tak tergenang air banjir.

Sementara, warga lainnya harus menggendong kambing peliharaannya dan dipindahkan ke tempat yang tidak terendam air.

"Di kandang airnya sepinggang. Kasihan kambingnya jadi dipindah," ucap Moch Jakfar (38) warga setempat yang tampak sibuk mengangkat kambingnya.

Jakfar tak sendiri mengevakuasi kambingnya. Ada sejumlah warga yang juga tetangganya harus menggendong kambing dan memindahkan ke tempat kering.

Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved