Jembatan Mrican di Kediri Putus Akibat Pondasinya Tersumpal Sampah
Sebelumnya, satu pondasi Jembatan Mrican yang ada di sisi barat pernah hilang satu karena ditabrak perahu penambang pasir yang hanyut terbawa banjir.
Laporan Wartawan Surya, Didik Mashudi
TRIBUNNEWS.COm, KEDIRI - Penyebab putusnya Jembatan Mrican yang membelah Sungai Brantas di Kediri, Jawa Timur, diduga akibat tumpukan sampah yang menyumpal di pondasi jembatan.
Sampah ini berupa rumpun bambu dan pepohonan yang hanyut terbawa banjir Sungai Brantas.
"Sejak Sungai Brantas sering banjir banyak sampah yang menutup pondasinya. Rencana pembersihan sampah itu akan kami rapatnya, namun jembatan keburu putus," ucap Paito (66), Ketua RW 1 Desa Jabon, yang rumahnya dekat Jembatan Mrican, Kamis (2/3/2017).
Dijelaskan Paito, rencana pembersihan sampah itu telah diagendakan bersama dengan warga Desa Jongbiru. Sudah hampir setahun dilakukan penarikan dana sumbangan sukarela masyarakat yang lewat Jembatan Mrican.
Diakui Paito, sampah-sampah rumpun bambu dan pohon yang hanyut itu semakin menambah beban jembatan yang memang kondisinya sudah rusak.
"Tiga pondasi yang hilang diterjang banjir sebelumnya tersumbat sampah," lanjutnya.
Malahan sisa rumpun bambu yang tersangkut di pondasi jembatan juga masih terlihat. Biasanya sampah bambu dan kayu yang menyumpal di pondasi jembatan itu diangkat warga.
Sebelumnya, satu pondasi Jembatan Mrican yang ada di sisi barat pernah hilang satu karena ditabrak perahu penambang pasir yang hanyut terbawa banjir.
Untuk diketahui, pondasi jembatan yang dibangun Belanda ini terbuat dari rangkaian pipa besi yang telah berusia lebih dari satu 120 tahun.(*)