Breaking News:

Kapolri Berpesan Agar Masyarakat Tak Tersulut Perbedaan Kepentingan

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengisi kuliah umum pada kegiatan temu Nasional BEM Nusantara di Universitas Islam Riau, Jumat (3/3/2017).

Tribun Pekanbaru/Budi Rahmat
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengisi kuliah umum pada kegiatan temu Nasional BEM Nusantara di Universitas Islam Riau, Jumat (3/3/2017). TRIBUN PEKANBARU/BUDI RAHMAT 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Budi Rahmat

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengisi kuliah umum pada kegiatan temu Nasional BEM Nusantara di Universitas Islam Riau, Jumat (3/3/2017).

Dalam pemaparannya, Tito menyinggung persoalan konflik yang semakin tinggi di tengah masyarakat dalam beberapa bulan terakhir, satu di antaranya dipicu oleh kesenjangan semua lini.

Menurut Tito, kesenjangan yang ada di masyarakat sedikit banyakan akan memantik konflik horizontal. "Ini merupakan tantangan seluruh elemen negara," terang Tito.

Menurut dia perbedaan kepentingan harus diredam. Semakin besar kelompok dan tidak adanya hubungan darah bisa memicu timbulnya konflik.

"Indonesia memiliki berbagai macam suku bangsa, memiliki tujuan bersama," ia menegaskan.

Selain mengisi kuliah umum, Tito mendengarkan pemaparan dan meluncurkan aplikasi inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informatika dengan sandi Zapin Polda Riau dan jajaran Polres.

Aplikasi yang tertanam pada ponsel berbasis Android tersebut secara terevaluasi salah satunya terkait pengaturan personel pada saat pengamanan pada satu lokasi serta kecepatan respon pada laporan dan pengungkapan kejadian dari informasi di lapangan.

Editor: Y Gustaman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved